Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Soal Perusakan APK Paslon Sholawat, Herman Khaeron: Pemerintah Tidak Bisa Menjaga Keamanan Pilkada

Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron mempertanyakan kehadiran pemerintah dalam mengamankan

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron saat mengecek lokasi semburan gas liar atau bubble di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron mempertanyakan kehadiran pemerintah dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada Indramayu 2020.

Hal tersebut diungkapkan Herman Khaeron seusai masifnya aksi premanisme dengan merusak Alat Peraga Kampanye milik Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1 Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat).

Pihaknya menghitung, sudah ada 70 titik lokasi APK yang dirusak, tersebar mulai dari wilayah Karangampel, Pamayahan, Kedokanbunder, Losarang, Hingga Lohbener.

"Pemerintahnya kemana ini? Kami ingin pemerintah hadir dalam kondisi ini, Covid naik terus lalu di sisi lain tidak bisa menjaga keamanan di dalam Pilkada, ini tentu kami pertanyakan," ujar dia kepada Tribuncirebom.com, Minggu (15/11/2020).

Herman Khaeron mengatakan, oknum yang melakukan aksi premanisme tersebut harus bertanggungjawab.

Terlebih aksi mereka sudah terekam kamera CCTV, rekaman tersebut akan dijadikan alat bukti untuk pelaporan kepada polisi.

Dalam hal ini, Herman Khaeron yang sekaligus Tim Pemenangan Paslon Sholawat mengatakan, pihaknya juga menggelar sayembara untuk mengungkap perbuatan tidak terpuji tersebut.

Bagi siapapun yang berhasil mengungkap atau menangkap pelaku perusakan akan diberi imbalan hadiah.

"Kami akan menghitung berapapun yang terungkap dan tertangkap kami akan memberikan apresiasi tersebut," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved