Breaking News:

Ular Piton Sepanjang 3 Meter Melingkar di Tiang Halaman Rumah Warga di Kuningan, Dievakuasi Damkar

Diketahui seekor ular yang melilit di kanopi kayu tanaman milik warga itu memiliki ukuran panjang sekitar 3 meter.

Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com
Petugas Damkar Kuningan berhasil mengevakuasi ular piton berukuran 3 meter di jalan Adipati Ewangga RT 10 RW 01 Kelurahan/Kabupaten Kuningan, Selasa (10/11/2020). 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Petugas Pemadam Kebakaran Kuningan berhasil menangkap ular jenis sanca (phyton) yang berada di halaman rumah warga, Selasa (10/11/2020).
Ular piton tersebut bertengger di halaman rumah milik ibu Aminah (96).
“Tadi pagi atau pukul 06.00 WIB, bagian piket di kantor terima info ada ular dan segera lakukan rescue,” kata Khadafi kepada wartawan tadi siang.
Diketahui seekor ular yang melilit di kanopi kayu tanaman milik warga itu memiliki ukuran panjang sekitar 3 meter.
“Pada saat rescue tadi, posisi ular itu sedang melingkar di antas sanggahan tiang bambu wilayah jalan Adipati Ewangga RT 10/01 Kelurahan Kuningan,” kata Khadafi lagi.
Petugas Damkar Kuningan saat evakuasi ular phyton di rumah warga dan Rentul Pawang Ular saat evakuasi King Kobra Beberapa waktu lalu di Blok Salahonje, Kelurha Citangtu
Petugas Damkar Kuningan saat evakuasi ular phyton di rumah warga dan Rentul Pawang Ular saat evakuasi King Kobra Beberapa waktu lalu di Blok Salahonje, Kelurha Citangtu (Istimewa)
Dia mengatakan, saat tindakan evakuasi penangkapan ular piton ada 2 orang anggota Damkar dari Regu 1 melakukan penangkapan jenis ular tersebut.
Terpisah saat dikonfirmasi, Rinto alias Rentul sekaligus pawing ular di Desa Windujanaten, Kecamatan Kadugede ini mengatakan, bahwa memasuki musim hujan spesies reptile keluar di lingkungan.
“Suka keluar dan menampakan di tempat umum atau permukiman warga,” katanya.
Menurutnya jenis ular apapun di musim hujan itu suka mencari tempat lebih lembab sebagai lokasi kenyamanan ular sendiri.
“Iya kalau musim hujan itu banyak lembab dan tidak sedikit ular memburu tempat tersebut,” katanya.
Menyinggung soal ular masuk rumah warga dan kerap berada di lingkungan umum, kata dia, ini akibat ular mengetahui bahwa tempat itu biasanya kotor. 
“Misal di rumah, ada ruangan yang kotor itu tidak menutup kemungkinan muncul aktivitas tikus dan itu menjadi sasaran ular karena diketahui biasa ada tikus sebagai pakan untuk dimangsanya,” katanya.
Belum lama ini Rentul menangkap king kobra yang mirip dengan Garaga milik Panji Si Petualang.
Menurutnya pascapenangkapan, kini kondisinya makin membaik dan sudah empat ekor ular sawah dilahapnya.
“Iya kita kasih pakan ular sawah seminggu sekali. Kini masuk minggu keempat, jadi sudah empat ekor dimakan si Covid,” katanya. (*)
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved