Breaking News:

Rapid Test

Nah Lho 100 Orang Wisatawan Dinyatakan Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test Saat Masuk Wilayah Jabar

Terdapat 14 kabupaten/kota di Jabar yang kerap dikunjungi wisatawan saat libur panjang. Pengawasan penerapan protokol kesehatan pun dilakukan

Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sejumlah wisatawan saat melakukan rapid tes di Pantai Karangsong Indramayu, Kamis (29/10/2020). 

Selain itu, kata Kang Emil, petugas keamanan mesti memastikan pengelola destinasi wisata berkomitmen menjalankan protokol kesehatan, seperti membatasi jumlah pengunjung.

“Intinya, masyarakat boleh berwisata, asalkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M tadi secara ketat dan disiplin,” ucap Kang Emil.

Dalam kesempatan wawancara di Bandung, Kang Emil pun mengatakan 100 orang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test yang digelar secara acak di sejumlah titik di Provinsi Jabar.

Seperti diketahui, rapid test acak digelar Pemprov Jabar selama libur panjang kali ini untuk menekan potensi penularan COVID-19 seiring meningkatnya pergerakan orang dan wisatawan daei berbagai zona risiko bencana.

"Intinya antisipasi lonjakan kasus (COVID-19). Makanya kita ada rapid tes acak dan swab tes. Ada 100 orang reaktif langsung di swab tes, tapi hasilnya belum keluar," katanya.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar itu mengatakan bahwa langkah antisipasi yang dilakukan digelar di 54 titik di 14 kabupaten/kota di Jabar yang kerap dikunjungi wisatawan saat libur panjang.

Selain pengetesan secara acak, pihaknya juga terus memaksimalkan pembatasan kapasitas objek wisata. Menurutnya, pembatasan penting dilakukan karena kerumunan berpotensi besar menjadi media penularan COVID-19.

"Pembatasan di destinasi wisata terus dilakukan. Jangan dipaksa
penuh 100 persen karena kalau ada kerumunan terlalu padat, ada potensi bahaya," katanya.

Dia juga menegaskan, tidak melarang siapapun berkunjung ke Jabar untuk berwisata pada libur panjang kali ini, asalkan disiplin menerapkan protokol 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan pakai sabun.

Kang Emil itu pun menyatakan bahwa pihaknya bersama TNI dan Polri serta Satpol PP terus memastikan protokol 3M tersebut dilaksanakan masyarakat yang berlibur ke tempat wisata.

"Intinya, masyarakat boleh berwisata, asalkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M tadi secara ketat dan disiplin," kata Kang Emil.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved