Ular King Kobra Mirip Garaga Berbobot 11 Kg Berhasil Dievakuasi Warga, Dua Ular Sawah Habis Dilahap
Hal itu terbukti dengan jumlah ular berbeda jenis yang dirawat di sejumlah kandang ular dengan ukuran berbeda.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Menyinggung soal serius mengurus ular, kata dia, ini sebagai bentuk tindakan sekaligus edukasi kepada lingkungan warga sekitar.
"Sebab biasanya, ketika siapa orangnya mendapati ular itu langsung dibunuh atau dimusnahkan, dari beberapa kejadian itu saya sekarang fokus rawat ular," katanya.
Rentul mengemuka bisa berdampingan dengan ular itu sejak usia 8 tahun.
"Waktu kecil ular sawah menjadi mainan dan dibawa kemana-mana bahkan dibawa juga kesekolah. Dulu ularnya dimasukin bungkus rokok dan dibawa main," ungkapnya.
Saat kecil, kata dia, mainan ular itu sempat di marahi orang tua.
"Namun sekarang tidak lagi dimarahi, mungkin karena sering dan orang tua bosen ngingetinnya juga sih," kata Rentul menambahkan bahwa fokus rawat ular itu sejak tahun 2017 kemarin.
Baca juga: Kucing Mendekati Saat Anda sedang Makan, Jangan Buru-buru Diusir apalagi Dikasari, Ini Penjelasannya
Baca juga: Nikita Mirzani Di-Smack Down Denise Cadel Sampai Jatuh ke Lantai, Tak Terima Dihina Nyai
Dalam kesempatan tadi, Rentul sempat mengeluarkan ular king kobra semata untuk pendidikan lingkungan.
"Kalau jenis ular lain, seperti piton atau sanca, hasil tangkapan suka dilepas liarkan di alam. Namun, untuk jenis kobra ini kayanya gak mungkin dilepas, karena di Kuningan tak ada lahan hutan yang bebas dari aktivitas warga," katanya.
Garaga Panji Petualang
Detik-detik ular king kobra yang sempat viral, Garaga ditemukan Panji Petualang dan Alshad Ahmad terjadi secara tidak terduga.
//
Momen tersebut kini ditayangkan dalam vlog Alshad Ahmad dan Panji Petualang yang diunggah pada 20 Juli 2020.
Pada video itu, Panji memang sedang melakukan monitoring di hutan tempat Garaga dilepaskan sebelumnya.
Di hutan tersebut lah ia bersama krunya, serta Alshad melakukan monitoring untuk mengecek kondisi Garaga.
Saat akan menaiki jalan menanjak, tiba-tiba Panji Petualang curiga melihat ada yang bergerak.