Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Info Kesehatan

Penyebab Seseorang Kena Serangan Jantung Saat Bersepeda, Pesepeda Pemula Perlu Waspada Hal Ini

Mengapa bersepeda bisa berpotensi menyebabkan serangan jantung bagi para pesepeda pemula?

Tribunnews.com
ILustrasi Bersepeda 

Bersepeda menjadi olahraga yang menyegarkan. Duduk di sadel sambil menggowes berjam-jam terkadang tidak terasa atau bahkan sampai berusaha sekuat tenaga untuk tetap menggowes mencapai target.

Saat olahraga seperti bersepeda, jantung akan berdetak lebih cepat karena harus memompa darah terus menerus, padahal kemampuan jantung ada batasnya.

“Kita harus terbuka terhadap kemungkinan bahwa ada batas dalam bersepeda dan jika melewati batas tersebut bisa berakibat buruk pada jantung,” ujar ahli jantung dr. James O’Keefe.

 Inilah Tanda-tanda Seseorang Memiliki Kolesterol Tinggi, Bisa Sebabkan Stroke & Serangan Jantung

Dokter O’Keefe mengatakan olahraga kardio yang berlebihan menyebabkan sejumlah kerusakan kecil dalam jangka pendek.

Kemudian cedera kecil ini berubah menjadi cedera jangka panjang yang lebih berat yang dapat melukai jantung dan pembuluh darah.

“Seiring waktu, perubahan jangka panjang ini meningkatkan risiko serangan jantung, arteri koroner dan beberapa kasus bisa terjadi henti jantung,” jelas dr. O’Keefe.

Kondisi ini juga bisa terjadi pada atlet jika tidak memperhatikan porsi latihan dan kondisi tubuh.

Sebuah studi menjelaskan bahwa olahraga semacam atletik bisa memberikan beban pada kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) dan dapat menimbulkan risiko gagal jantung yang tidak terdeteksi. 

Dalam olahraga rekreasi (termasuk di dalamnya bersepeda) kejadian kematian jantung mendadak dapat meningkat, apalagi jika individu tersebut memiliki penyakit penyerta.

Hal ini karena banyak individu yang lebih tua berpartisipasi dalam olahraga ini.

Menyesuaikan lamanya waktu olah raga

Saat melakukan olahraga kardio yang melatih jantung seperti bersepeda, Anda mungkin merasakan detak jantung lebih cepat yang membuat dada sakit.

Saat seperti ini, Anda harus istirahat untuk mengembalikan denyut jantung kembali normal, baru bisa melanjutkan olahraga lagi.

Para ahli sepakat, baik itu bagi penggemar olahraga, pemula, maupun yang sudah berpengalaman (para senior), aktivitas fisik bagus untuk kesehatan Anda.

Untuk masyarakat umum, The American Heart Association (asosiasi ahli jantung Amerika) merekomendasikan minimal 150 menit aktivitas fisik (moderat) sedang per minggu.

 Ini Gejala Asam Urat yang Jarang Diketahui, Bisa Hilang, Beberapa Bulan Kemudian Muncul Lagi

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved