Kamis, 23 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona Majalengka

Meski Ada Pegawai yang Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Majalengka Masih Buka Pelayanan

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, masyarakat masih memadati seluruh area kantor yang beralamat di Jalan KH Abdul Halim tersebut.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana Kantor Disdukcapil Majalengka, pasca adanya pegawai yang positif Covid-19, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Usai adanya pegawai yang dinyatakan positif terpapar virus corona, Kantor Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majalengka masih membuka pelayanan.

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, masyarakat masih memadati seluruh area kantor yang beralamat di Jalan KH Abdul Halim tersebut.

Mereka tampak sibuk dengan tujuan urusannya masing-masing.

Di pintu gerbang kantor, beberapa petugas sudah siap berjaga yg untuk mengecek suhu tubuh pengunjung dengan membawa alat termogun.

Sementara, di dalam ruangan tunggu, imbauan jaga jarak telah diterapkan ditandai dengan tanda silang secara zig-zag.

Salah seorang warga yang mendapatkan pelayanan dari petugas, Dede Nuraini (17) mengatakan dirinya sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi sudah datang untuk membuat E-KTP.

Untuk keperluan melamar pekerjaan, membuat dirinya terpaksa datang ke Kantor Disdukcapil di tengah pandemi Covid-19.

"Takut tidak takut sih, tapi ini urgent karena untuk melamar kerja. Saya juga baru tahu kalau ada pegawai yang positif Covid-19 di sini," ujar Dede warga Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka ini.

Lowongan Kerja BUMN Terbaru, PT Taspen Tengah Membuka Beberapa Posisi untuk Lulusan D3 dan S1

Kartu Prakerja Gelombang 10 Segera Dibuka, Kuotanya 200 Ribu, Begini Caranya Jika Tiga Kali Gagal

Sementara, Kepala Disdukcapil Majalengka, Tatang Rahmat mengaku meski pegawainya ada yang terpapar virus Corona, pihaknya harus tetap membuka pelayanan.

Untuk kepentingan masyarakat, menjadi alasan pihaknya memaksa membuka pelayanan, khususnya pembuatan KTP.

Terkait pegawainya yang positif, dirinya sudah menginstruksikan agar yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Jadi yang bersangkutan ini sudah menjalani isolasi mandiri, untuk pegawai yang kontak erat juga sudah melakukan hal yang sama, insyaAllah aman," ucap Tatang.

Selain itu, dirinya menjelaskan, volume kedatangan masyarakat untuk keperluan pengurusan kartu identitas atau yang lainnya juga, pihaknya mengaku sudah membatasi.

Saat ini, jumlah pengunjung dibatasi hanya 150 dari biasanya hingga 250 orang.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved