Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Rumah Sakit Malah Jadi Klaster Penyebaran Covid-19, Jokowi Minta Menkes Audit Protokol Kesehatan

harus ada protokol yang membuat pasien Covid-19 di suatu rumah sakit tidak menularkan virusnya kepada pasien non-Covid-19 dan petugas kesehatan.

Editor: Machmud Mubarok

TRIBUNCIREBON.COM - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengaudit sekaligus mengoreksi protokol keamanan di rumah sakit.

Jokowi ingin rumah sakit menjadi tempat yang aman dari penularan Covid-19, baik bagi dokter maupun tenaga kesehatan.

"Saya minta Menkes segera melakukan audit dan koreksi mengenai protokol keamanan untuk tenaga kesehatan dan pasien di seluruh rumah sakit," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas mengenai "Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional", di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Kepala Negara mengatakan, harus ada protokol yang membuat pasien Covid-19 di suatu rumah sakit tidak menularkan virusnya kepada pasien non-Covid-19 dan petugas kesehatan.

Sebab, rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang aman dari penularan.

"Bukan jadi klaster penyebaran Covid-19," kata Jokowi.

Jokowi juga berpesan agar Menkes memastikan ketersediaan tempat tidur dan ICU di RS rujukan Covid-19 untuk kasus-kasus yang berat. 

Sementara untuk kasus sedang dan ringan, pemerintah juga terus berupaya menambah fasilitas isolasi.

Misalnya di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jokowi menegaskan, masih ada ruangan yang cukup untuk menampung pasien gejala ringan dan sedang.

Pemerintah juga akan segera bekerja sama dengan hotel bintang 2 dan 3 di berbagai daerah untuk menyiapkan fasilitas isolasi.

INI Sosok Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Bandar Lampung, Ditinggal Ibu Pergi Jadi TKW

Pria yang Sekujur Tubuhnya Bersisik Kini Dapat Banyak Bantuan, Sebelumnya Sempat Ditolak Pihak RS

Rebusan Air Daun Salam, Obat Alami Untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Begini Penjelasan Lengkapnya

115 Dokter Meninggal

Selama pandemi Covid-19, tercatat 115 dokter di Indonesia meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit ini. PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan, angka kematian dokter di Indonesia saat ini tercatat yang tertinggi di Asia.

 Ketua Tim Mitigasi PB IDI dr Adib Khumaidi, SpOT mengatakan jumlah dokter di Indonesia merupakan yang terendah kedua di Asia Tenggara.

"Yakni (jumlah dokter) sebesar 0,4 persen per 1.000 penduduk," kata dr Adib, Minggu (13/9/2020).

Artinya, menurut data tersebut, Indonesia hanya memiliki empat dokter yang melayani 10.000 penduduk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved