Human Interest Story
Kisah Mohammad Andi yang Tubuhnya Jadi 'Bersisik' dan Gosong, Pria Indramayu Itu Ternyata Sakit Ini
Kisah Mohammad Andi (26), warga Desa Limpas, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu menderita penyakit aneh membuat seluruh kulit tubuhnya gosong
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kisah Mohammad Andi (26), warga Desa Limpas, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu menderita penyakit aneh membuat seluruh kulit tubuhnya gosong kehitaman.
//
Padahal, sebelum sakit, kulit dari pria yang diketahui bekerja di sebuah pabrik oncom itu dan yatim piatu itu berwarna sawo matang.
"Meski sekarang sudah tidak mengelupas lagi tapi kulitnya jadi hitam, beda sama waktu belum sakit dulu," ujar Kakak Mohammad Andi, Tarya (33) saat ditemui Tribuncirebon.com di kediamannya di Desa Arjasari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Minggu (13/9/2020).
• Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Tahap 3 Telat Cair, Menaker Janjikan Pencairan Senin Besok, Cek Rekeningmu

Kepada keluarga, ia juga mengaku bahwa kulitnya gatal, panas, dan perih.
Hal tersebut tidak terlepas dari gejala kulit yang mengelupas seperti sisik hingga membengkak dan mengeluarkan nanah.
Mohammad Andi sendiri sekarang sudah ditangani, sebelumnya ia dirawat di RSUD Indramayu selama 6 hari.
Kemarin, Mohammad Andi baru pulang dari rumah sakit dan dokter menyarankan untuk melalukan rawat jalan.
• INI Sejumlah Kegiatan yang Dilarang Selama Pengetatan PSBB Jakarta, Mulai Senin 14 September 2020
Diceritakan Tarya, adiknya itu kini sangat trauma. Ia tidak ingin kembali kulitnya mengelupas hingga mengeluarkan nanah seperti sebelumnya.
Terlebih rasa gatal di tubuh Mohammad Andi hingga sekarang tidak kunjung hilang.
Dokter juga menyarankan agar Mohammad Andi dimandikan dengan menggunakan sabun bayi karena kulitnya yang sensitif.
Selain itu, setiap dua jam sekali ia harus diolesi pelembap agar kulitnya tidak lagi kering.
Menurut dokter, disampaikan Tarya, adiknya itu menderita penyakit kulit eritroderma. Penyakit tersebut rupanya bisa menimbulkan kematian jika tidak segera ditangani.
"Semoga bisa ditangani serius dan bisa kembali sembuh," ujarnya.