Breaking News:

Video

VIDEO - Operator Tol Cipali Bakal Pasang Tali Baja Sepanjang 5 Kilometer Cegah Mobil Loncat Jalur

seluruh ruas Tol Cipali belum terpasang wire rope, karena hanya menggunakan parit atau cekungan untuk pembatas antarlajur kendaraan.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) akan memasang wire rope atau tali baja.

Direktur Operasional PT LMS, Agung Prasetyo, mengatakan, pemasangan wire rope itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kendaraan menyeberang ke jalur berlawanan.

Seperti diketahui belum lama ini peristiwa semacam itu terjadi di ruas Tol Cipali hingga mengakibatkan korban jiwa.

Yakni, di KM 184 Tol Cipali pada 10 Agustus 2020 yang melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dengan Toyota Rush B 2918 PKL dan mengakibatkan delapan orang meninggal dunia.

Selain itu, kecelakaan Bus PO Widia berpelat nomor Z 7519 AA dengan kendaraan Isuzu Elf nopol B 7169 YH di KM 150 Tol Cipali pada 23 Agustus 2020 dan menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Pembunuh Bayaran Incar Soeharto, Sudah Sempat Menyamar, Beruntung Terbongkar Berkat Kecurigaan Tien

Baca Sholawat Ibrahimiyah Setiap Habis Sholat, Memperluas Rezeki Mendatangkan Segala Macam Hajat

Baca 11 Sholawat Nabi di Malam Jumat & Hari Jumat, Yang Paling Banyak Membaca Akan Dekat Rasulullah

"Tahun ini kami akan menambah pemasangan wire rope sepanjang lima kilometer," ujar Agung Prasetyo saat ditemui di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/9/2020).

Ia mengatakan, sejauh ini pemasangan wire rope tersebut di Tol Cipali baru mencapai 39 kilometer.

Agung mengakui seluruh ruas Tol Cipali belum terpasang wire rope, karena hanya menggunakan parit atau cekungan untuk pembatas antarlajur kendaraan.

Pasalnya, panjang ruas Tol Cipali sendiri mencapai 116,7 kilometer dan baru 40 persennya yang telah dilengkapi wire rope.

"Kami upayakan titik-titik yang menjadi blank spot juga akan dipasang wire rope untuk mencegah kendaraan menyeberang ke jalur berlawanan," kata Agung Prasetyo.

Agung menyebut dari 626 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cipali hingga Agustus 2020 hanya tiga persennya yang mengakibatkan kendaraan menyeberang ke jalur berlawanan.

Karenanya, pihaknya mengimbau para pengendara selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menaati batas kecepatan minimal 80 km perjam serta maksimal 100 km perjam saat melintasi Tol Cipali.

TONTON VIDEO DI SINI

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved