Breaking News:

Kisah Nursiam Widagdo, Selebgram Kuningan Disantet, Pelaku Simpan Tanah Kuburan di Depan Rumah Iam

Pengalaman disantet dirasakan Nursiam Widagdo (26) selebgram Kuningan yang kini memiliki followers instargram sebanyak 62,5 ribu.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Nursiam Widagdo (26) selebgram cantik asal Kuningan 
Laporan Kontributor Kuningan,Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Perjalanan kehidupan memang tidak lepas dari ujian atau godaan.
//
Hal itu pun dirasakan Nursiam Widagdo (26) selebgram Kuningan yang kini memiliki followers instargram sebanyak 62,5 ribu. 
“Pengalaman mengeri yang dialami saya, itu kena sihir atau Bahasa kampung sebut dengan istilah santet,” kata Nursiam Widagdo yang akrab di sapa Iam, saat dihubungi ponselnya, Minggu (30/8/2020).
Dia menceritakan, diketahui benar terkena guna – guna orang lain.
”Ini menyurutkan semangat pribadi saya dalam sehari – hari,” katanya.
Terlebih saat itu, kata dia, keluarga pun mengetahui kondisi keterpurukan dan hingga mencarikan orang bisa untuk mengobati kondisinya waktu itu.
“Dicarikan orang bisa atau orang pintar untuk mengobati penyakit saya alami.  Sebelumnya itu telah dilakukan cek medis atau perawatan medis pada umumnya,” katanya.
Singkat cerita, kata dia, saat ditemui orang bisa itu ada perasaan yang diluar kebiasaan.
“Ketakutan mendalam, seolah akan digimanakan gitu,” katanya.
Namun saat minum air jampe-jampe yang dikasih orang bisa tersebut, terasa nyaman dan ketenangan itu seperti berjalan pada biasanya.
Secara kasat mata, kata dia, penyerangan Itu terjadi di depan rumah, yang diketahui lantai depan rumahnya ditemukan meratanya tanah merah (tanah kuburan, red).
“Iya, saya tahu tanah kuburan itu dari beberapa orang pintar, dan sebelumnya juga diketahui saudara saya,” katanya.
Saat usai diceritakan kronologi yang menyerang dirinya, Imbuh Iam, semua aturan orang pintar pada waktu mutlak d ikuti selama beberapa waktu kedepan.
“Jadi saya tuh di obati orang pintar dan titahnya itu, jangan lupa ibadah dan baca qur’an,” kata dia.
Menyinggung soal pelaku yang menyerang, Iam mengatakan, pelakunya jelas tahu persis siapa idetitasnya. 
“Namun saya tidak akan buka, sebab saya juga dikasih tahu orang pintar. Dengan tidak harus melakukan balas dendam, apalagi sampai orang lain mengetahui siapa pelakunya,” katanya.
Belajar menjaga rahasia, kata dia, identitas orang yang telah berbuat tidak baik kepada dirinya.
“Ini untuk menghindari ancaman atau bully-an bagi pelaku tersebut, ya orangnya masih saya kenal juga dan sebelumnya berteman biasanya,” katanya.
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved