Breaking News:

RSUD 45 Kuningan Ditutup

Pedagang Kantin RSUD 45 Kuningan Ngotot Tetap Berjualan, Padahal Baru Muncul Klaster Rumah Sakit

Muncul klaster baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan tidak lantas menjadi alasan pedagang berhenti berjualan

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Muncul klaster baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan tidak lantas menjadi alasan pedagang yang berada di lingkungan RSUD melakukan penutupan usaha jualannya seperti biasanya.

"Wah, kata siapa kantin mau di tutup," kata Yayat, salah seorang pedagang saat ditemui di kantin rumah sakit setempat, Selasa (25/8/2020).

Yayat mengatakan, muncul klaster yang menyebutkan ada sebanyak 19 petugas dan karyawan itu sudah biasa dan pernah dialami sebelumnya.

Bocah Perempuan Babak Belur Dianiaya Ibu Kandungnya, Tangan Patah, Perut Korban Juga Diinjak Pelaku

"Kasus positif memang sebelumnya muncul dengan jumlah sama. Terus enggak mungkin pedagang ini ditutup sementara," kata Yayat.

Yayat mengatakan, selama pandemi Covid-19 tidak terjadi apapun terhadap kalangan para pedagang.

"Saya pernah rapid test dan hasilnya negatif. Dan saya ingatkan bahwa penutupan kantin itu enggak mungkin," katanya.

Cerita Nurhalimah, Mama Muda Usia 19 Tahun di Indramayu, Gugat Cerai Suami Karena Tak Tahan Disiksa

Teramati di lingkungan parkir dan kantin RSUD, aktivitas warga terlihat biasa saja dan seolah tidak terjadi apapun.

"Apalagi terhadap belasan karyawan RSUD yang positif Covid19, yang baru muncul informasinya," katanya.

Diketahui sebelumnya, alasan penutupan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kuningan ini berdasarkan surat edaran dengan nomor :499/197X Yanmedik 2020 tentang langkah -langkah RSUD 45 sehubungan dengan pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved