Breaking News:

Virus Corona

Sekeluarga Reaktif Hasil Rapid Test Seusai dari Bekasi, Satu Kompleks di Cianjur Jalani Rapid Test

Sebanyak 29 warga menjalani rapid test di kompleks Griya Nugratama, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur

Editor: Mutiara Suci Erlanti
(Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus corona. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Sebanyak 29 warga menjalani rapid test di kompleks Griya Nugratama, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Rabu (12/8/2020).

Rapid test dilakukan warga setelah sekeluarga di kompleks tersebut dinyatakan positif hasil rapid tes. Sekeluarga yang positif kini telah menjalani perawatan di rumah sakit Hermina Sukabumi.

Ketua RW 14, Sunarya mengatakan, awalnya ada salah satu warga di Griya Nugratama yang punya anak di Bekasi setiap minggu datang ke sini karena orang tuanya dan punya cucu juga.

Persib Bandung Lakukan Tes Covid-19 Setiap Dua Minggu Sekali

"Dengan adanya mondar-mandir antara Bekasi daerah zona merah sini kan itu tidak tahu sedangkan di perjalanan memang tidak ada pemeriksaan,"

"Pada hari Minggu kemarin itu anaknya yang kerjanya di daerah Bintaro bicara ke orang tuanya bahwa di kantornya ada yang kena Covid-19, secara inisiatif warga kami diperiksa langsung ke Rumah Sakit Hermina dan hasilnya positif," kata Sunarya.

Ia mengatakan, setelah warga yang mondar mandir tersebut diperiksa dan ternyata positif rapid test.

Kemudian ibunya juga diperiksa dan sama juga positif, kemudian cucunya positif juga kemudian anaknya yang dari Bekasi juga positif.

Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi Terdaftar Jadi Relawan Vaksin Covid-19 Bersama Pejabat Lain

"Akhirnya yang 5 orang itu dirawat di Rumah Sakit Hermina Sukabumi sedangkan anaknya yang dua lagi Alhamdulillah setelah diswab itu dia negatif akhirnya pulang ke sini," katanya.

Sunarya mengatakan, setelah adanya koordinasi dengan RT pihaknya langsung melapor ke Satgas Covid Kabupaten Cianjur.

"Hari ini langsung ada tindakan untuk mengadakan rapid tes kepada warga yang pada hari Minggu ikut tahlilan 40 hari di rumah warga yang positif," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved