Razia Gabungan Lapas Ciayumajakuning
Kapolres Kuningan Sebut Lapas Sangat Kooperatif, Tindak Napi 'Bandel' yang Catut Nama Menlu Retno
kami back up penangkapan napi Lapas Kelas IIA, waktu itu tim cyber Bareskrim terjun langsung ke Lapas usai koordinasi sebelumnya,
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik menilai kinerja petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Cijoho sangat kooperatif dalam kerjasama dengan lembaga kepolisian.
Hal itu terbukti dengan penangkapan terhadap sejumlah narapidana yang diketahui melakukan perbuatan tindak pidana, pencatutan nama Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.
"Seperti belum lama ini, kami back up penangkapan napi Lapas Kelas IIA, waktu itu tim cyber Bareskrim terjun langsung ke Lapas usai koordinasi sebelumnya," kata Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik saat dihubungi Tribuncirebon.com, melalui sambungan selulernya, Rabu (12/8/2020).
Kemudian, masih kata Lukman, atas koordinasi antara Lapas dengan Kepolisian, membuat gerakan yang sangat tersusun dan berhasil menciptakan kondusivitas lingkungan Lapas setempat.
"Ya kami akui, pelaksanaan kerja bareng waktu penangkapan sangat smooth sekali," katanya.
• Tak Ada Lagi Zona Merah, Presiden Jokowi Apresiasi Penanganan Covid-19 di Provinsi Jabar
• Daftar Harga Terbaru Hp Oppo Agustus 2020, Lengkap Mulai dari Oppo A1K, A92, Find X2 hingga Reno4
• Kader DPD Golkar Indramayu Laporkan Daniel Muttaqien Syafiudin Ke MKD DPRI, Ini yang Dipermasalahkan
Sebagaimana diketahui, ratusan anggota satuan tugas kemanan dan ketertiban dari masing - masing Unit Pelaksana Tugas (UPT) Lembaga Pemasyarakatan Se-Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, red) melakukan razia di Lapas Kelas IIA Cijoho Kuningan.
"Kegiatan ini merupakan rutinitas yang di lakukan petugas lapas, namun untuk gabungan seperti ini, akibat dari adanya pencatutan nama Menlu yang dilakukan penghuni lapas," ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenhukam) Jawa Barat, Imam Suyudi saat hendak melakukan razia tadi.
Kegiatan ini, kata dia, untuk merazia barang ilegal yang tak boleh digunakan penghuni lapas saat menjalani masa hukuman."Seperti narkoba, senjata tajam dan handphone," ujarnya.
Dia mengatakan, seluruh petugas keamanan tadi sebelumnya diberikan araha dan pemahaman terlebih dahulu. "Terutama kepada petugas saat merazia, jangan membuat tidak nyaman bagi penghuni lapas," katanya.
Diketahui sebelumnya, muncul aksi penipuan yang mencatut nama Mentri Luar Negeri RI Retro Marsudi, untuk mencari keuntungan pribadi, yang dilakukan penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kuningan, langsung mendapat tindakan cepat dari Petugas Direktorat Cyber Bareskrim Mabes Polri. (*)