Breaking News:

Kader DPD Golkar Indramayu Laporkan Daniel Muttaqien Syafiudin Ke MKD DPRI, Ini yang Dipermasalahkan

Salah seorang Kader Partai Golkar, Mahpudin mengatakan, pelaporan tersebut terkait dugaan pelanggaran kode etik sebagai Anggota DPR RI.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Daniel Mutaqien Syafiuddin, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kader DPD Partai Golkar Indramayu melaporkan Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Daniel Muttaqin Syafiudin kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Pelaporan tersebut dilakukan di Gedung Senayan Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Salah seorang Kader Partai Golkar, Mahpudin mengatakan, pelaporan tersebut terkait dugaan pelanggaran kode etik sebagai Anggota DPR RI.

Menurut Mahpudin, Daniel Muttaqin Syafiudin dinilai sudah melakukan perbuatan premanisme dengan memimpin penyerangan dan berusaha menduduki hingga merusak sejumlah properti di DPD Partai Golkar Indramayu.

"Secara pribadi saya sebagai kader Partai Golkar dan mantan Ketua Fraksi Partai Golkar  DPRD Indramayu melaporkan perbuatan Daniel Muttaqin Syafiudin kepada Mahkamah Kehormatan Dewan hari ini dan sudah diterima dengan register nomor pengaduan 27," ujar dia kepada Tribuncirebon.com berdasarkan keterangan tertulis.

Mahpudin menjelaskan, berdasarkan fakta-fakta berupa barang bukti yang ia miliki, Daniel Muttaqin Syafiudin sudah melakukan pelanggaran sebagaimana yang dimaksud dalam Kode Etik Anggota DPR RI.

Yakni, Pasal 2 ayat (1) : Anggota dalam setiap tindakannya harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan.

Pasal 2 ayat (4) : Anggota harus selalu menjaga harkat, martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas dalam melaksanakan fungsi, tugas, dan wewenangnya serta dalam menjalankan kebebasannya menggunakan hak berekspresi, beragama, berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan.

Pasal 3 ayat (1) : Anggota harus menghindari perilaku tidak pantas atau tidak patut yang dapat merendahkan citra dan kehormatan DPR baik di dalam gedung DPR maupun di luar gedung DPR menurut pandangan etika dan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved