Breaking News:

Ngaku Sebagai HRD, Tukang Angkot di KBB Tipu Belasan Wanita, 4 di Antaranya Disetubuhi

Tidak tanggung-tanggung, Suherman mengaku sebagai HRD di PT Ultra Jaya, Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat.

Istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Suherman (24), pria yang sehari-hari sebagai pengemudi angkutan kota, melakukan penipuan.

Dia melakukan penipuan dengan menggunakan berbagai cara dengan modus mengaku sebagai Human Resource Departement (HRD).

Tidak tanggung-tanggung, Suherman mengaku sebagai HRD di PT Ultra Jaya, Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat.

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Majalengka Terancam Masuk Zona Merah

Bidan Ogah Bantu Karena Dianggap Positif Corona, Wanita Ini Melahirkan Sendiri di Kamar Mandi

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Marzuki menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh pelaku ialah memasang iklan lowongan pekerjaam di akun facebook (FB) palsu.

"Ada 11 orang korbannya, semuanya perempuan. Korbannya dihubungi melalui "chat" di FB dan diminta uang senilai Rp 1.500.000 sebagai biaya administrasi dan diminta untuk foto tanpa busana dengan alasan untuk tes kesehatan," kata Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki di Mapolres Cimahi (03/8/2020).

Seluruh korban diminta dan diperdaya untuk memberikan uang jutaan rupiah sebagai biaya administrasi.

Mirisnya, dari 11 korban tersebut, ada 4 orang yang berhasil diajak dan dipaksa oleh pelaku untuk berhubungan badan.

UPDATE Kasus Covid-19 di Majalengka, 3 Orang Terinfeksi Corona, Jumlah Pasien Corona Jadi 28 Orang

AKBP M Yoris Marzuki menjelaskan bahwa aksi penipuan dan aksi cabul pelaku tersebut dilakukan sejak Februari 2020.

"Modus operandi yang dilakukan ialah mengiklan di kolom komentar FB. Setelah korban tertipu, pelaku mulai menghilangkan jejak dan juga mengancam korban jika tidak mengikuti arahannya, akan menyebar foto tanpa busana dari korban," katanya.

Beraksi hampir 5 bulan, tepatnya pada 30 Juli 2020, pelaku ditangkap di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Pelaku juga melaksanakan aksi cabulnya dibeberapa lokasi.

INI Spesifikasi Oppo Reno 4, Lengkap Dengan Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2020

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Sigiro mengatakan bahwa pelaku menggunakan foto perempuan di akun FB nya. Setelah korban terperngaruh, pelaku langsung menghubungi korban dan menggelar "Video Call".

"Pelaku ini memiliki dua peranan. Pertama sebagai HRD untuk urusan administrasi dan sebagai tim kesehatan untuk memeriksa kesehatan korban melalui cek fisik dalam kondisi bugil," kata AKP Yohannes Sigiro.

Akibat perbuatannya, Polisi menyangkakan tiga pasal terhadap palaku. Pasal 372 KUHPidana, Pasal 378 KUHPidana, dan UU RI No 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved