Breaking News:

Masa AKB di Sumedang

Masa AKB, Sumedang Izinkan Lagi Resepsi Pernikahan Pakai Dangdutan, Warga Menyambut Gembira

Secara prinsip, kata Heri, izin untuk diadakannya kembali acara dangdutan dalam resepsi pernikahan ini sudah disetujui oleh Gugus Tugas

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Hilman Kamaludin
Simulasi akad dan resepsi pernikahan yang digelar Aliansi Penyelenggara Pernikahan Sumedang (APPS) di Asia Plaza, Rabu (24/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang kembali mengizinkan acara dangdutan dalam resepsi pernikahan.

Rencananya, hiburan dalam resepsi pernikahan ini sudah bisa digelar mulai 1 Agustus nanti, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumedang, Hari Trisantosa, mengatakan, meski acara dangdutan bisa kembali digelar, ada beberapa hal yang biasa ada dalam hiburan rakyat itu yang tetap belum dibolehkan.

"Salah satunya, penonton tidak boleh berjoget. Kalau mau nyawer, penonton harus jaga jarak," ujar Hari saat ditemui di kantor Disbudparpora Kabupaten Sumedang, Jumat (17/7).

Intinya, kata Hari, meski acara dangdutannya diperbolehkan, para tamu undungan tetap dilarang berkerumun.

"Penyelenggara pernikahan harus membentuk gugus tugas sendiri. Tugasnya untuk memantau dan memastikan bahwa kerumunan tamu undangan tidak terjadi selama mereka menikmati hiburan," ujarnya.

Ini Alasan Pelaku Mengeroyok Anggota Polisi di Indramayu hingga Terluka Parah di Bagian Kepala

PENGAKUAN Pelaku yang Hajar Polisi di Indramayu Sampai Patah Rahang: Rombongan Dia Keroyok Tim Saya

Kasus Covid-19 Meningkat, Empat Pintu Tol ke Bandung Ditutup

Syarat lainnya, panitia pernikahan juga harus memastikan bahwa tak satu pun tamu undangan yang datang dari zona merah Covid-19.

Secara prinsip, kata Heri, izin untuk diadakannya kembali acara dangdutan dalam resepsi pernikahan ini sudah disetujui oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang.

"Namun, penyelanggara juga harus membuat pernyataan (untuk memenuhi protokol kesehatan) saat meminta izin pada Gugus Tugas. Perizinannya mulai dari RT, RW, desa, kecamatan, polsek setempat, koramil, dan Satgas Gugus Tugas yang ditugaskan, dalam hal ini Satpol PP," kata Heri. "Jika semua perizinannya sudah lengkap dan disetujui, baru penyelenggara bisa mengadakan resepsi pernikahan dengan mengadakan hiburan seperti dangdutan atau acara musik lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved