Virus Corona di Indramayu
Uu Diskusi dengan Nelayan di Indramayu, Klaim Nelayan Puas Pelayanan Pemerintah soal Bantuan Corona
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menambah jumlah kuota bantuan Covid-19 untuk masyarakat yang selama ini belum tercover.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menambah jumlah kuota bantuan Covid-19 untuk masyarakat yang selama ini belum tercover.
//
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat mengunjungi masyarakat nelayan di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (14/7/2020).
Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kedatangannya hari ini ke Kabupaten Indramayu sekaligus dalam rangka mendata masyarakat yang tidak mendapat bantuan.
"Bagi mereka yang belum mendapat bantuan dan belum tercover pemerintah, insya Allah sekarang ada tambahan di pemerintah provinsi dan masih ada peluang," ujar dia.
Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan, dari hasil evaluasi yang dilakukan baru sekitar 65-70 persen saja masyarakat di Jawa Barat yang sudah tercover bantuan.
Pada kesempatan itu, ia juga menampung aspirasi dari masyarakat nelayan.
Namun, diakui Uu Ruzhanul Ulum, tidak banyak yang diminta oleh masyarakat.
Mereka merasa puas dengan apa yang sudah dilakukan pemerintah baik kabupaten maupun provinsi dalam menangani dampak Covid-19.
"Ini semua karena komunikasi pemerintah dan masyarakat nelayan di sini terjalin dengan baik sehingga tidak ada hal-hal yang membuat mereka mengeluh," ujarnya.
• Kabar Baik Bagi Masyarakat Jabar, Wagub Uu Bilang Akan Ada Tambahan Bantuan Dampak Covid-19
Uu Ruzhanul Ulum juga mengingatkan kepada masyarakat untuk bersiap dengan pengetatan protokol kesehatan yang akan diberlakukan pemerintah.
Dua minggu kedepan, pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merazia setiap warga yang tidak memakai masker.
Akan ada denda yang diberlakukan sebesar Rp 100 ribu bagi masyarakat yang tidak pakai masker di tempat umum dan sebesar Rp 150 ribu bagi masyarakat yang berkendara tanpa memakai masker.
Sosialisasi ini dilakukan sejak sekarang agar masyarakat tidak kaget saat pelaksanaan nanti.
"Tapi itu lokasinya ditentukan nanti, tidak semua tempat tergantung suasana karena ada pengecualian di beberapa tempat. Nanti akan kita sampaikan kepada masyarakat," ujarnya.