Video
VIDEO - Harga Jual Pasir Naik, Foto Ketua DPRD Kuningan Makan Sate Bareng Pengusaha Dipertanyakan
pembagian bantuan sembako oleh Ketua DPRD sebanyak 260 paket untuk para sopir dump truk adalah hoax.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Foto Ketua DPRD Kuningan saat ‘makan sate’ viral dan menimbulkan banyak pertanyaan dari sejumlah kalangan. Pasalnya, muncul dugaan kenaikan harga pasir Rp 75 ribu untuk dump truk besar dan Rp 50 ribu untuk dump truk kecil melalui hasil audensi dengan Komisi III DPRD Kuningan (05/06/2020).
“Dalam foto itu memang dilakukan pertemuan sebelum audensi terjadi di DPRD Kuningan, antara pengusaha pasir dan sopir dump truk,” kata Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy kepada wartawan di Rumah Makan Ali Action, yang berada di Jalan Cirebon – Kuningan, belum lama ini, Sabtu (20/6/2020).
Ketua dewan yang akrab disapa Zul itu mengatakan, pertemuan tidak ada intervensi dalam menentukan harga kenaikan dari pasir tersebut. “Namun untuk mengetahui bagaimana nanti saat audensi dan kami memberikan saran untuk peserta audensi tidak lebih dari lima orang,” katanya.
TONTON VIDEO DI SINI
Diketahui sebelumnya, besaran harga pembelian pasir untuk satu dump truk besar dengan kapasitas 8 kubik jatuhnya Rp 525 ribu dan dump truk kecil dengan volume 4 kubik jatuhnya Rp 325 ribu.
“Sejumlah 260 sopir dump truk mendapat pembagian paket sembako,” kata Zul.
Seraya menunjukkan surat ucapan terima kasih dari Paguyuban Sopir Dump Truk Kuningan lengkap dengan kop surat dan stempel, Zul mengatakan bahwa ucapan mereka (para sopir dump truk-red) sangat tulus.
“Selain mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako, para sopir tersebut juga mengaku terbantu saat pihak DPRD memfasilitasi mereka pada audiensi soal kenaikan harga pasir bersama pihak pengusaha galian, beberapa waktu lalu,” katanya.
• Mendikbud Nadiem Makarim Beri Kabar Gembira untuk Mahasiswa, Ada Keringanan Uang Kuliah Tunggal
• Ini Daftar Kota/Kabupaten yang Berada di Zona Hijau dan Boleh Membuka Kembali Sekolah
Adanya bantuan sembako bagi 260 orang sopir dump truk disanggah langsung Ketua Paguyuban Sopir Dump Truk (PSDT) Kuningan, Anang bersama rekan-rekannya, di Pangkalan Dump Truk, Jl A Yani Kuningan.
Anang mengungkapkan, pembagian bantuan sembako oleh Ketua DPRD sebanyak 260 paket untuk para sopir dump truk adalah hoax.
"Katanya 260 paket disalurkan, boro-boro, yang kami usulkan sebanyak 116 paket aja belum turun," ujar Anang.
Kemudian, terkait surat ucapan terima kasih yang dilayangkannya kepada Ketua DPRD, Anang menyebut surat itu awalnya diminta oleh Nuzul Rachdi sendiri.
“Melalui pesan WA, Zul, sapaannya, memintanya agar membuat surat ucapan terima kasih itu atas nama PSDT, dan agar disampaikan kepada pihak DPRD,” ujarnya. (*)