Breaking News:

Dua Nakes di Indramayu Positif Corona

Tiga Pasien Covid-19 Terbaru di Indramayu Termasuk Orang Tanpa Gejala, Positif Setelah Tes Swab

Terkonfirmasinya positif virus corona ketiga orang itu diumumkan pemerintah daerah, pada Sabtu (20/6/2020).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Humas Jabar
Ilustrasi Aktivitas petugas Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat saat mengambil sampel dahak dan lendir tenggorokan hidung (swab test) anggota Klaster GBI Lembang, di Kota Bandung, Minggu (29/3/20). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak dua orang tenaga kesehatan dan seorang karyawan swasta di Kabupaten Indramayu terkonfirmasi positif Covid-19.

Terkonfirmasinya positif virus corona ketiga orang itu diumumkan pemerintah daerah, pada Sabtu (20/6/2020).

Mereka adalah laki-laki berinisial OTU (26) warga Kecamatan Cikedung sekaligus tenaga kesehatan di Puskesmas Lohbener, perempuan berinisial K (44) warga Kecamatan Lelea sekaligus tenaga kesehatan di Puskesmas Tugu.

BREAKING NEWS Dua Orang Tenaga Kesehatan di Indramayu Kembali Positif Covid-19

Dua Tenaga Medis Positif Corona, Pemkab Indramayu Lakukan Swab Pada Seluruh Karyawan di 2 Puskesmas

Pasien terkonfirmasi Covid-19 terbaru lainnya adalah laki-laki berinisial W (46) seorang karyawan swasta warga Kecamatan Karangampel.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, dari ketiga kasus tersebut dapat disimpulkan ketiganya adalah orang tanpa gejala (OTG) atau tertular oleh OTG.

"Ketiga kasus tersebut semuanya adalah OTG," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Minggu (21/6/2020).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, setelah melakukan tracking tidak ditemukan riwayat perjalanan ke daerah episentrum dari ketiga pasien baru tersebut.

Mereka juga tidak merasakan gejala apapun sebagaimana yang dialami pasien positif virus corona sebagaimana umumnya.

"Pasien tidak merasakan apapun padahal di dalam tubuhnya telah ada virus, hal ini karena imun yang cukup baik," ujar dia.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan pasien khususnya tenaga kesehatan itu terkonfirmasi positif virus corona telah berkontak dengan orang diluar OTG.

ZODIAK CINTA Minggu 21 Juni 2020: Scorpio Luangkan Waktu untuk Berduaan, Gemini Jangan Abaikan Dia

Jadwal Acara TV Hari Ini, Jangan Lewatkan Mega Bollywood di ANTV & Korean Movie di Trans 7

Misalnya, saat mereka membuka praktik sendiri tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang standar.

"Bisa jadi diluar kontak OTG atau di tempat periksa sendiri yang APD-nya tidak sesuai," ujarnya.

Lakukan Tes Swab Kepada Seluruh Karyawan Puskesmas

Pemkab Indramayu melakukan langkah cepat setelah dua tenaga kesehatan di lingkungan puskesmas terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka terkonfirmasi virus corona setelah dilakukannnya tes swab massal dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang dilakukan pemerintah daerah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, kedua tenaga kesehatan itu di antaranya laki-laki berinisial OTU (26) warga Kecamatan Cikedung dan perempuan berinisial K (44) warga Kecamatan Lelea.

 BREAKING NEWS Dua Orang Tenaga Kesehatan di Indramayu Kembali Positif Covid-19

 Bersiap Senin Besok Pengumuman PPDB SMA/SMK Jakarta 2020 untuk Jalur Afirmasi

Pasien OTU diketahui merupakan tenaga kesehatan yang bertugas sebagai perawat di Puskesmas Lohbener dan pasien K merupakan tenaga kesehatan yang bertugas sebagai bidan di Puskesmas Tugu.

"Tindakan yang telah dilakukan adalah melakukan penyemprotan disinfeksi pada Puskesmas tersebut dan seluruh karyawan yang bekerja di situ telah dilakukan karantina," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Minggu (21/6/2020).

Disampaikan Deden Bonni Koswara, pihaknya juga sudah melakukan swab terhadap seluruh karyawan di Puskesmas Lohbener sebanyak 41 orang sebagai langkah antisipasi pada Jumat (19/6/2020).

Sampel swab tersebut sudah dikirimkan ke Labkes Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) Cirebon.

"Alhamdulillah pada hari Jum'at 19 Juni 2020 jam 22.30 WIB hasil swab dari 41 orang karyawan Puskesmas Lohbener hasilnya negatif. Pada hari Sabtu pelayanan Puskesmas sudah berjalan seperti biasanya," ucapnya.

Hal serupa juga dilakukan pemerintah daerah di Puskesmas Tugu, setelah dilakukan penyemprotan cairan disinfektan seluruh karyawan juga diminta melakukan karantina dan diambil sampel swabnya pada Sabtu (20/6/2020).

"Kami meminta agar hasilnya cepat keluar. Sedangkan 6 orang tenaga kesehatan sebelumnya diswab dengan negatif tetap bekerja seperti biasa," ujarnya.

 Jadwal Acara TV Hari Ini, Jangan Lewatkan Mega Bollywood di ANTV & Korean Movie di Trans 7

 Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar di Indonesia, Hari Ini Jakarta dan Bandung Berpotensi Cerah Berawan

Deden Bonni Koswara, pihaknya juga melakukan tracing dan swab terhadap orang-orang yang diketahui berkontak erat dengan kedua tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif virus corona tersebut.

Selain kedua tenaga kesehatan itu, pemerintah daerah juga mengumumkan satu pasien positif lainnya di hari yang sama pada Sabtu (20/6/2020) kemarin.

Yakni, laki-laki berinisial W (46) warga Kecamatan Karangampel sekaligus seorang karyawan swasta.

Ia terkonfirmasi positif virus corona setelah melakukan swab mandiri sebagai syarat yang diminta perusahaan sebelum dipindahkan ke daerah Sulawesi.

"Dengan penambahan 3 kasus baru ini, sampai dengan hari Sabtu (20/6/2020) pukul 14.00 WIB yang telah terkonfirmasi positif di Kabupaten Indramayu sebanyak 29 orang," ujar dia.

Dua Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

Penambahan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu kembali melonjak.

Pemkab Indramayu pun bahkan mengumumkan sebanyak 3 penambahan kasus sekaligus dalam sehari pada Sabtu (21/6/2020).

Sebanyak 2 dari total 3 kasus baru tersebut bahkan merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, kedua tenaga kesehatan itu adalah laki-laki berinisial OTU (26) warga Kecamatan Cikedung dan perempuan berinisial K (44) warga Kecamatan Lelea.

"Satu orang lagi merupakan karyawan swasta tuan W (46) dari Kecamatan Karangampel," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Diceritakan Deden Bonni Koswara, pasien OTU adalah seorang tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Lohbener.

Ia terkonfirmasi positif virus corona setelah dilakukannya swab massal dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.

 Kakek Ini Tewas Mendadak Sebelum Berhubungan Badan di Depan Teman Kencannya

 Bersiap Senin Besok Pengumuman PPDB SMA/SMK Jakarta 2020 untuk Jalur Afirmasi

"Ada 6 orang tenaga kesehatan yang telah dilakukan swab sehari sebelumnya, sedangkan 5 orang lainnya negatif," ujar dia.

Sedangkan pasien lainnya, yaitu pasien K adalah seorang tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Tugu.

Pasien K pun terkonfirmasi positif setelah dilakukannya tes swab massal.

Sebagaimana diketahui tenaga kesehatan masuk dalam kategori A tes swab massal yang dilakukan pemerintah daerah selama pelaksanaan PSBB proporsional guna memetakan risiko penyebaran virus corona.

"Ini merupakan hasil 7 orang tenaga kesehatan yang dilakukan sehari sebelumnya, sedangkan 6 orang lainnya negatif," ucapnya.

Lanjut Deden Bonni Koswara, pasien terkonfirmasi terakhir, yakni pasien W adalah seorang karyawan di perusahaan swasta.

Ia diketahui positif virus corona setelah melakukan tes swab mandiri sebagai syarat yang diminta perusahaan.

 Gerhana Matahari Cicin Terjadi Hari Ini, Inilah Bacaan Niat & Tata Cara Sholat Gerhana Matahari

 Manfaat dan Langkah-langkah Lari Pagi Agar Menyehatkan Tubuh, Jangan Lupa Sarapan!

"Pasien ini sebelumnya melakukan swab mandiri sebagai syarat bekerja sebagai karyawan di perusahaan swasta yang akan ditugaskan bersama 9 orang temannya ke Sulawesi," ucapnya.

Adanya penambahan lonjakan kasus ini membuat total  pasien terkonfirmasi di Kabupaten Indramayu hingga Sabtu (20/6/2020) berjumlah 29 pasien.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved