Breaking News:

Bupati Majalengka Tegur Keras ASN yang Menyalahi Aturan, Singgung Soal Kenaikan Jabatan

Bupati Majalengka, Karna Sobahi menegur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menyalahi aturan.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Bupati Majalengka, Karna Sobahi menegur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menyalahi aturan.

Menurutnya, ia telah menemukan sejumlah ASN yang telah menyalahi aturan terkait bermain-main soal kenaikan jabatan (promosi).

"Saya masih menemukan ASN yang bermain-main dengan pihak luar yang menginginkan kenaikan jabatan," ujar Karna Sobahi saat kegiatan penyerahan Surat Keputusan Jabatan Fungsional Bidan di lingkungan Pemkab Majalengka, Kamis (18/6/2020).

Awas, Pasar Tradisional di Indramayu Terancam Ditutup, Jika Tak Terapkan Protokol Kesehatan

Karna Sobahi menjelaskan, perbuatan ASN yang telah bermain dengan pihak luar dinggap menyalahi prosedur di pemerintahan.

Ia pun berharap, para ASN untuk lebih disiplin dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara dan masyarakat.

Terlebih, masalah kepatuhannya kepada pimpinan di lingkungan Pemkab Majalengka.

289 Tenaga Kesehatan di Majalengka Jalani Tes Swab Covid-19

Satu Keluarga di Karawang Positif Covid-19 Hasil Swab Test, Tetangganya Ikut Tertular

"Bupati dan Wakil Bupati Majalengka saat ini ialah Karna Sobahi dan Tarsono D Mardiana bukan yang lain, Sekretaris Daerah Eman Suherman jadi jangan lagi Fatsun kepada yang lain," jelas dia

Masih dikatakan Bupati, selain terpengaruh oleh pihak luar yang mengganggu jalannya roda pemerintahan, Karna mengungkapkan masih ada ASN yang mencoba ingin menaikkan pamor dengan menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat.

"Mulai saat ini jangan ada lagi ASN yang bermain menggunakan LSM untuk kepentingannya dalam rangka membantu kenaikan pangkat dan jabatan," ucapnya.

Anggota DPRD Jabar Minta Maaf, Ikut Diperiksa Polsek Pacet Sejak Pagi Hingga Sore Bersama Sang Sopir

Hal yang paling ditegaskan Karna Sobahi, kalau ada sesuatu kebijakan yang belum final, maka jangan bocor kepada pihak luar.

"Saya tegaskan ASN jangan membocorkan informasi yang bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang bisa membuat keributan didalam pemerintah kabupaten," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Majalengka tersebut.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved