Gedung Isolasi Mandiri

Ponpes Raudlatul Muta'allimin Sediakan Gedung Isolasi Mandiri, Khusus Bagi Santri yang Baru Datang

Ruang kesehatan itu ditempatkan di gedung terpisah untuk isolasi mandiri para santri yang baru datang dari luar daerah Kabupaten Indramayu.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Gedung ruang kesehatan atau tempat isolasi mandiri para santri di Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (16/6/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu menyediakan ruang kesehatan khusus dalam menyambut diaktifkannya kembali kegiatan belajar mengajar para santri.

Ruang kesehatan itu ditempatkan di gedung terpisah untuk isolasi mandiri para santri yang baru datang dari luar daerah Kabupaten Indramayu.

Koruptor Wisma Atlet, Nazaruddin Mantan Bendahara Demokrat Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin

Ketua Yayasan Raudlatul Muta'allimin, KH Syairozi Bilal mengatakan, ruang isolasi mandiri ini sengaja disediakan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

"Bagi anak santri yang baru datang tetap sesuai protap kesehatan kita laksanakan karantina mandiri selama 14 hari," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (16/6/2020).

KH Syairozi Bilal menyampaikan, di pondok pesantren setempat sedikitnya ada sebanyak 15 santri yang tengah menjalani masa isolasi.

Belasan Ribu Polisi Diterjunkan Jaga Mall dan Tempat Wisata Outdoor Saat Penerapan New Normal

Mereka ditempatkan di gedung khusus dengan sejumlah fasilitas sehingga tidak berbaur sementara waktu dengan santri lainnya.

"Yang baru datang ini ada yang sudah empat hari, ada yang dua hari jadi tujuannya untuk pemutusan penularan Covid-19," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Plumbon Indramayu, Dr Hesti Heriyanti Djuliana mengatakan, langkah yang dilakukan pihak yayasan sangat bagus dalam upaya pencegahan penularan virus corona.

Khasiat Minum Air Rebusan Kulit Petai, Bisa Atasi Asam Urat Hingga Diabetes, Begini Cara Membuatnya

Ia menyebut, meski para santri itu datang tidak dalam keadaan sakit, tapi protokol kesehatan tetap harus dikedepankan.

Para santri saat menjalani isolasi mandiri di gedung khusus di Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (16/6/2020).
Para santri saat menjalani isolasi mandiri di gedung khusus di Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (16/6/2020). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Mengingat, orang yang menjadi carrier biasanya merupakan orang tanpa gejala (OTG) akan tetapi ia membawa virus, karena kekebalan tubuhnya baik, virus corona belum atau tidak terjangkit pada orang tersebut.

"Kita kan tidak tau siapa yang benar-benar sehat, karena orang yang lebih bahaya itu OTG," ujarnya.

Dalam hal ini, pihaknya akan rutin melakukan pemeriksaan kepada para santri yang tengah diisolasi mandiri.

Pemeriksaan itu akan dilakukan pada hari pertama, ketiga, ketujuh, dan hari keempat belas.

"Nanti diakhir isolasi mereka baru bisa bergabung dengan teman-temannya yang lain," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved