Video

VIDEO - Korem 063/Sunan Gunung Jati Gelar Latihan Posko Bencana Agar Personel Tanggap Saat Bencana

penanganan bencana ini biasa dilakukan dan perlu diketahui yang sulit itu mensinergiskan atau koordinasi antar institusi

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Korem 063/Sunan Gunung Jati menggelar kegiatan Latihan Posko penanggulangan bencana alam, di Makodim 0615/ Kuningan,Selasa (09/06/2020).

“Latihan posko tersebut merupakan program TNI AD dalam rangka membantu pemerintah daerah terkait kebencanaan,” ungkap Dandim 0615/Kuningan Czi Karter Joyi Lumi saat menyampaikan kepada awak media di Makodim setempat.

Menurutnya, pelaksanaan ini sudah sesuai dengan UU TNI nomor 34 tahun 2004.

“Di mana dalam salah satu klausulnya berbunyi bahwa operasi perbantuan kepada pemerintah daerah salah satunya terkait penanghulangan bencana alam,” katanya.

Karter mengatakan, fokus yang diambil dalam kegiatan latihan posko dengan seringnya terjadi kebencanaan alam seperti tanah longsor di tiga Kecamatan.

“Seperti Kecamatan Subang, Selajambe dan Kecamatan Ciwaru,” katanya.

Sementara yang dilatihkan pada peserta Gladi Posko yang dilakukan selama tiga hari.

“Adalah terkait praktik bagaimana birokrasi penanganan bencana itu sendiri,” ungkapnya.

Pelatihan itu, kata dia, adalah bagaimana tentang pembuatan surat menyurat dan koordinasi antar institusi.

“Makanya saat ini menjadi bagian dari latihan, yang melibatkan pesertanya dari Kepolisian, BPBD Kuningan, Dinas Kesehatan dan lainnya yang berkaitan dengan kebencanaan,” katanya.

Untuk aplikasi di lapangan, kata dia, penanganan bencana ini biasa dilakukan dan perlu diketahui yang sulit itu mensinergiskan atau koordinasi antar institusi, seperti birokrasi, komunikasi dan pengadministrasiannya.

“Kami dalam kegiatan ini, berperan sebagai pelaku latihan posko,” katanya.

Untuk jumlah yang terdaftar dalam kegiatan ini, kata dia, peserta dari Kodim 0615/Kuningan sebanyak 33 personel.
“Sementara dari Korem 063/SGJ ada 40 personel yang terlibat,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved