Breaking News:

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

Ibadah Haji Tahun Ini Dibatalkan, Daftar Tunggu Haji di Kota Sukabumi Menjadi 18 Tahun

tahun 2020 wilayah Kota Sukabumi mendapatkan jatah kuota dari pemerintah pusat sebanyak 253, berkurang empat orang dari tahun sebelumnya.

ISTIMEWA
Aki Uhi Idris Samri (90) asal Cianjur, disambut petugas Kerajaan Arab Saudi saat tiba di tanah suci untuk beribadah haji atas undangan Raja Salman. 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Sebanyak 253 Calon jemaah haji asal Kota Sukabumi dipastikan gagal berangkat ke tanah suci pada tahun ini. Akibat pembatalan itu, daftar tunggu pemberangkatan calon jemaah haji Kota Sukabumi pun menjadi 18 tahun.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kota Sukabumi, Dagus Surahman, membenarkan terkait pembatalan keberangkatan calon jemaah haji pada tahun ini untuk mengantisipasi penularan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Berdasarkan pemerintah pusat, keberangkatan calon jamaah haji tahun ini keberangkatannya ditunda, karena adanya wabah Covid-19. Dan mudah-mudah bisa diberangkatkan pada tahun depan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, (2/6/2020).

Dampak dari pembatalan pemberangkatan lanjut dia, berdampak terhadap daftar tunggu bertambah satu tahun menjadi 18 tahun, serta paspor para calon jemaah haji yang keberangkatannya ditunda ke tahun 2021 harus diperbaharui kembali.

"Secara keseluruhan pascapengumuman pembatalan dan penundaan keberangkatan calon jemaah haji 2020 di Kota Sukabumi kondusif karena mayoritas jemaah haji sudah memprediksinya pasca adanya wabah Covid-19. Padahal memang, semua perlengkapan sudah selesai, hanya tinggal visa haji saja," katanya.

Selain itu, dirinya menyebutkan, tahun 2020 wilayah Kota Sukabumi mendapatkan jatah kuota dari pemerintah pusat sebanyak 253, berkurang empat orang dari tahun sebelumnya.

"Jadi, yang digagalkan itu adalah petugas kloter, jemaah yang menggunakan kuota Pemrintah dan petugas kloter sebanyak 8 calon jemaah, nantinya akan ada seleksi kembali," katanya.

Dibatalkan

Menteri Agama Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M dibatalkan. Kebijakan ini diambil karena Pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang belum usai.

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved