Video

VIDEO - Volume Sampah di Pasar Baru Indramayu Membeludak Karena Sayur Membusuk Tak Laku Terjual

Sampah-sampah sayuran itu bercampur dengan genangan air di pasar setempat yang semalam habis diguyur hujan.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Volume sampah di Pasar Baru Indramayu meningkat drastis selama mewabahnya Covid-19.

Meningkatnya volume sampah itu dikarenakan banyak sayuran yang dijual para pedagang busuk, sayuran-sayuran itu tidak laku terjual.

Seorang petugas kebersihan, Tarya (43) mengatakan, ia bahkan bisa mengangkut hingga sebanyak 3 glodok atau gerobak sampah dalam seharinya.

Dengan berat rata-rata sampah yang diangkut sekitar 7 kuintal.

TONTON VIDEO DI SINI

"Iya meningkat padahal kalau lagi biasa cuma dua glodok saja atau 5 kwintal kalau diberatin," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (29/5/2020).

Pantuan Tribuncirebon.com, banyak sampah sayuran yang busuk berserakan di Pasar Baru Indramayu, seperti timun, sawi, kol, wortel, dan lain sebagainya.

Sampah-sampah sayuran itu bercampur dengan genangan air di pasar setempat yang semalam habis diguyur hujan.

Tarya menyebut, sebanyak 7 kwintal sampah yang ia kumpulkan itu hanya berasal dari blok yang menjadi tugasnya saja.

Penampakan Batu Besar Berbentuk Ular, Dibilang Lokasinya di Thailand, Ternyata Ada di Cisolok

Yogya Ciamis Resmi Ditutup Sementara, Karyawan Gudang Yogya Ada yang Kena Virus Corona

Mau Ke Cianjur Cari Sate Maranggi, Pengguna Kendaraan Dipaksa Petugas Gabungan untuk Putar Balik

Belum terhitung sampah secara keseluruhan yang dikumpulkan petugas kebersihan lainnya di Pasar Baru Indramayu.

"7 kuintal itu di blok sini saja bukan seluruh pasar, cuma di lokasi saya saja di sini, kalau di sana ada lagi petugasnya," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved