Pedagang Pasar Sumber Positif Corona
Ada Dua Pedagang Positif Covid-19, Ratusan Pedagang Pasar Sumber Cirebon Langsung Jalani Swab Test
Pemkab Cirebon melakukan swab test corona terhadap ratusan pedagang di Pasar Sumber.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkab Cirebon melakukan swab test terhadap ratusan pedagang di Pasar Sumber.
Swab test tersebut merupakan tindak lanjut adanya dua pedagang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, mengatakan, swab test tersebut dilaksanakan hari ini.
• Pedagang di Pasar Baru Indramayu Sebut New Normal Itu Dilematis: Ibarat Makan Buah Simalakama
Menurut dia, mereka yang mengikuti swab test itu merupakan para pedagang dan keluarga yang kontak erat dengan dua pedagang yang positif Covid-19.
"Ada 140 orang yang mengikuti swab test kali ini," kata Nanang Ruhyana melalui pesan singkatnya, Jumat (29/5/2020).
Ia mengatakan, dari 140 orang itu, 100 di antaranya merupakan para pedagang di Pasar Sumber.
• Awas, Terlalu Sering Duduk Bersila Ternyata Bisa Membuat Anda Kena Penyakit Berbahaya Ini
Sementara 40 orang lainnya merupakan orang-orang yang kontak erat dengan dua pedagang positif Covid-19.
Swab test tersebut dilaksanakan di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang kini difungsikan sebagai Pusat Edukasi dan Informasi Covid-19 (Pusicov) Kabupaten Cirebon.
"Untuk swab testnya dimulai Jumat pagi dan dijadwalkan hingga sore," ujar Nanang Ruhyana.
Nanang mengatakan, swab test itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
• Ternyata Ada 12 Negara Terkonfirmasi Nol Kasus Covid-19, Negara Mana saja?
Terutama mengenai penyebaran Covid-19 di kalangan pedagang Pasar Sumber.
Saat ini, Pemkab Cirebon juga telah menutup sementara pasar tradisional yang berlokasi di Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, itu.
Rencananya, penutupan sementara itu berlangsung selama 14 hari dari mulai 29 Mei - 11 Juni 2020.
Ada 40 orang kontak erat dengan dua pedagang yang positif Covid-19