Pedagang Pasar Sumber Positif Corona
2 Pedagang Positif Corona, Pasar Sumber Cirebon Ditutup Mulai Jumat Besok, Akan Dijaga Ketat Petugas
Pemkab Cirebon menutup sementara Pasar Sumber mulai Jumat (29/5/2020) pukul 00.00 WIB.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sementara pedagang lainnya kerap mengunjungi Pasar Balong, Kota Cirebon, dalam kurun dua hari sekali.
Diketahui, pedagang tersebut datang ke Pasar Balong untuk keperluan belanja.
• Polres Majalengka Kembangkan Budidaya Ikan Lele, Kangkung dan Tumbuhan Hidroponik, Ini Tujuannya
Ia mengatakan, keduanya dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti swab test massal di Pasar Sumber pada Senin (18/5/2020).
"Dari 100 orang yang mengikuti swab test, dua di antaranya dinyatakan positif Covid-19," ujar Imron Rosyadi.
Imron menyampaikan, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah menjadi empat orang.
Sebelumnya ada dua pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
"Hingga kini, dua pasien positif Covid-19 itu masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya," kata Imron Rosyadi.
Dua pedagang Pasar Sumber positif Covid-19
Dua pedagang di Pasar Sumber yang berlokasi di Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dinyatakan positif Covid-19.
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, kedua pedagang itu dinyatakan positif terpapar virus corona dari hasil swab test massal yang dilakukan Pemkab Cirebon.
Menurut dia, swab test massal itu dilaksanakan pada Senin (18/5/2020).
• Gara-gara Game Online, Dua Remaja di Lampung Habisi Temannya Sendiri, Katanya Sering Reseh Saat Main
"Iya benar dari hasil swab test itu dua pedagang dinyatakan positif Covid-19," ujar Imron Rosyadi saat ditemui usai rapat bersama Forkompimda Kabupaten Cirebon di Ruang Paseban Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/5/2020).
Ia mengatakan, swab test massal di Pasar Sumber diikuti 100 orang yang terdiri dari pedagang, pengunjung, dan petugas pasar.
Mereka diukur suhu tubuhnya, didata riwayat perjalanannya selama 14 hari terakhir, dan diambil sampel spesimen tenggorokannya.
Selanjutnya dilakukan uji laboraturium menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (UGJ).
• Ketua FSPSI Jabar Minta Ridwan Kamil Tak Tergesa-gesa Terapkan New Normal, Jangan Pentingkan Ekonomi
• Pemkot Tasikmalaya Putuskan Tak Memperpanjang PSBB, Kini Bersiap Menyongsong New Normal
"Hasil swab test massal di Pasar Sumber sudah kami terima, yang positif ada dua," kata Imron Rosyadi.
Swab test masal tersebut merupakan upaya Pemkab Cirebon untuk mengukur tingkat kerawanan penyebaran Covid-19 di pusat keramaian masyarakat.
Agar bisa diketahui kerawanannya dan segera ditangani sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon tidak semakin meluas.
"Swab test massal dimulai dari pasar tradisional, dan kini ke desa-desa di Kabupaten Cirebon," ujar Imron Rosyadi.