Breaking News:

PSBB Majalengka

Perpanjang PSBB, Pemkab Majalengka Pastikan Terapkan Larangan Mudik Bagi Warganya

Hal itu sudah dilakukannya sejak program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama diberlakukan.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemkab Majalengka memastikan menerapkan larangan mudik.

Hal itu sudah dilakukannya sejak program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama diberlakukan.

Kini, Kabupaten Majalengka menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang memperpanjang penerapan PSBB tahap kedua hingga 29 Mei 2020.

Demikian disampaikan, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, Kamis (21/5/2020).

Menurutnya, seluruh aktivitas pemudik yang hendak memasuki wilayah Majalengka khususnya dari zona merah dipastikan dilarang.

Namun, berpatokan dengan kejadian pemulangan asli warga Majalengka yang sudah tidak bekerja atau habis kontrak beberapa hari lalu, Pemkab Majalengka memperlakukan khusus kepada mereka.

"Dikarenakan mereka juga asli penduduk Majalengka tentunya dengan syarat, ada surat pemberhentian atau pemecatan dari daerah tempatnya bekerja," ujar Tarsono.

H-3 Lebaran, Ruas Tol Cipali Sumberjaya Majalengka Tampak Kosong Sepi dari Pemudik

Balas Dendam Karena Diselingkuhi, Wanita Ini Kirim 1 Ton Bawang Merah Agar Mantan Pacarnya Menangis

Dijelaskan dia, syarat yang lainnya, yakni adanya surat kesehatan, minimal surat Rapid tes dari daerah tempatnya bekerja.

Selanjutnya, harus melewati pengajuan kepada Pemkab Majalengka untuk nantinya akan difasilitasi kepulangannya.

"Intinya harus ada tujuan berkebutuhan khusus dan syarat-syarat yang harus dilewati tersebut," ucapnya.

Masih disampaikan orang nomor dua di Majalengka, jika pengajuan syarat itu diterima, para pemudik dapat pulang ke Majalengka.

Tentunya, Pemda akan memfasilitasi kepulangannya.

Kapan Waktu yang Baik Membayar Zakat Fitrah? Berikut Niat dan Tatacara Membayar Zakat Terlengkap

MUI Anjurkan Sholat Id di Rumah, Berikut Niat dan Tatacara Sholat Idulfitri serta Panduan Khutbahnya

"Saya tegaskan, mudik tentunya dilarang selain ada tujuan berkebutuhan khusus seperti kasus kemarin," jelas dia.

 Tol Cipali Kosong, Tak Ada Pemudik
Hari ketiga menjelang lebaran, ruas Tol Cipali KM 175 Sumberjaya, Kabupaten Majalengka sepi dari pemudik, Kamis (21/5/2020).
Pantauan Tribuncirebon.com, kendaraan hanya sesekali melintas dengan jarak waktu 1 menit hingga 2 menit.
Kendaraan itu meliputi kendaraan pribadi dan truk bermuatan logistik.
Namun, di banding menuju ke arah Jakarta, kendaraan yang melaju menuju ke Jawa Tengah lebih mendominasi.
Tampak, kendaraan truk dan sesekali kendaraan pribadi berplat B, T dan D melintas.
Pantuaan itu dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.
Sepinya kendaraan juga terlihat di gerbang tol Sumberjaya, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.
Tak ada kendaraan pribadi maupun barang yang keluar masuk di tol tersebut.
Hanya beberapa petugas yang berjaga, baik dari pihak tol maupun petugas gabungan dari TNI-Polri dan instansi terkait Pemkab Majalengka berjaga di Posko Cek Poin Gate Tol Sumberjaya.
Hal ini sejalan dengan pemerintah yang mana pada musim mudik lebaran 2020 ditiadakan.
Hal itu demi mencegah penyebaran virus corona di wilayah Indonesia yang semakin meluas.
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved