Virus Corona

Mendekati Lebaran Keterbatasan Jumlah Petugas Membuat Kucing-kucingan Sama Pemudik

Sebagai tindak lanjut di lapangannya, jajaran petugas mengubah pola shift dan penebalan petugas.

handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Para pemudik yang melintas di Jalur Arteri Pantura Kabupaten Indramayu, Kamis (23/4/2020). 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, mengatakan di tengah keterbatasan personil TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur penegak hukum lainnya di daerah, pihaknya berupaya terus mengetatkan penjagaan arus lalu lintas di akhir masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat.
Walaupun pemerintah pusat melakukan sejumlah relaksasi transportasi, Pemprov Jabar tetap berupaya maksimal menekan pergerakan masyarakat di luar rumah, melakukan penindakan terhadap pelanggar PSBB, sambil terus menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai wabah Covid-19.
"Memang, diakui memang karena ada keterbatasan sumber daya manusia, pelaksanaan terkadang yang seharusnya 24 jam atau shift penuh sesuai rencana, ada periode waktu yang tidak ter-cover. Kelihatannya kucing-kucingannya di sini," kata Daud melalui ponsel, Minggu (17/5).
Sebagai tindak lanjut di lapangannya, jajaran petugas mengubah pola shift dan penebalan petugas.
Namun memang mendekati Lebaran, katanya, arus lalu lintas semakin ramai, terlebih kebijakan pusat yang melonggarkan transportasi membuat kebingungan juga para petugas di lapangan.
"Sejauh ini semua 250 titik di Jabar masih ada cek point. Polres bersama dishub kota kabupaten, dibantu babinsa dan babinkamtibmas plus relawan, masih dioperasikan. Tidak ada perubahan," katanya.
Hal tersebut pun dilakukan sebagai antisipasi masuknya para pengguna jalan yang nakal ke jalur-jalur alternatif bahkan sampai ke jalan desa.
Dengan demikian, peran masyarakat setempat pun dirasa sangat penting untuk membantu tugas para petugas.
"Sama, mau warga atau travel nakal sekalipun, kalau nakal mah ditindak semuanya juga. Yang tidak dalam pengecualian PSBB, apalagi yang mudik, diputar balik," katanya. (*)
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved