Belajar dari Rumah di TVRI
Strategi Perang Jenderal Sudirman Melawan Belanda,Soal Jawab Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 4-6
Jenderal Sudirman menggunakan strategi perang gerilya. Dengan strategi ini, Jenderal Sudirman dan pasukannya bergerak secara sembunyi-sembunyi di hut
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Dari tempat ini, ia mampu mengomandoi kegiatan militer di Pulau Jawa, termasuk Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Soeharto. Ketika Belanda mulai menarik diri, Soedirman dipanggil kembali ke Yogyakarta pada bulan Juli 1949.
Meskipun ingin terus melanjutkan perlawanan terhadap pasukan Belanda, ia dilarang oleh Presiden Soekarno. Penyakit TBC yang diidapnya kambuh; ia pensiun dan pindah ke Magelang. Sudirman wafat kurang lebih satu bulan setelah Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Pada tanggal 10 Desember 1964, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
Pertanyaan dalam program Belajar dari Rumah di TVRI:
1. Apa yang bisa kita teladani dari perjuangan Jenderal Sudirman?
2. Bagaimana strategi perang Jenderal Sudirman ketika melawan Belanda?
3. Tuliskan beberapa koleksi jejak-jejak sejarah Jenderal Sudirman di museum Vredeburg yang menjadi saksi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia!
Jawaban:
1. Kita bisa meneladani jiwa patriotisme dan cinta tanah air yang dimiliki Jenderal Sudirman.
Meski sedang sakit dan tak memiliki kekuatan fisik, namun berkat hati dan nurani yang terjaga beliau tetap mampu berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan Indonesia.
2. Jenderal Sudirman menggunakan strategi perang gerilya.
Dengan strategi ini, Jenderal Sudirman dan pasukannya bergerak secara sembunyi-sembunyi di hutan.
Selain itu, Jenderal Sudirman dan pasukannya juga berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Ketika memiliki kesempatan, mereka akan menyerang Belanda secara tiba-tiba.
Para pejuang melakukan penyerangan ke pos-pos yang dijaga Belanda.
Gerilya yang dilakukan pejuang Indonesia merupakan strategi perang untuk memecah konsentrasi pasukan Belanda.
3. - Keris Kiai Slamet
- Kendil Dalung
- Sarung Keris
- Sepatu
- Meja dan Kursi Tamu
- Tempat Tidur
- Perlengkapan Dapur