Breaking News:

Bantuan Beras Diduga Disunat

Warga Sukarame Kuningan Harusnya Dapat Sembako Beras 4 Kg tapi Isinya 2,5 Kg, Kompak Lapor Polisi

Dede menyebutkan, paket sembako yang diterima sauadara kandungnya itu berisi terigu, minyak dan beras.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Fauzie Pradita Abbas
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAIHAQI
Sejumlah pekerja saat merapihkan tumpukan beras di Gudang Bulog Pegambiran, Jl Ahmad Yani, Kota Cirebon, Kamis (5/12/2019). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Sejumlah warga Sukarame Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan bergegas melapor kepada petugas polisi sektor setempat.

“Intinya, kakak saya dapat beras (sembako, red) namun takaran beras terbungkus tadi kurang dan tidak sesuai dari stroke yang ada di buku,” ungkap Dede saat ditemui usai melakukan pelaporan di polsek setempat, Selasa (12/5/2020).

Dede menyebutkan, paket sembako yang diterima sauadara kandungnya itu berisi terigu, minyak dan beras.

“Setelah melihat rincian dalam catatan tadi, bener semua. Namun untuk takaran yang di tulis 4 kg, pas di timbang ulang hanya 2.5 kg,” katanya.

Dari kejadian itu, kata Dede, dirinya berinisiatif untuk melaporkan dari paada nanti massa atau penerima datang melakukan sama ke polsek.

“Jujur ini tidak ada dorongan apapun. Namun saya sebagai warga negara Indonesia dan mengikuti anjuran pemerintah, terutama saat menerima bantuan yang tidak sesuai segera lapor,” ungkapnya.

Dede mengatakan, bantuan sembako diketahui bersumber dari TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, red) Kabupaten Kuningan.

”Kebetulan warga RT 17 Dusun sukarame yang menerima bantuan sembako ada sepuluh orang,” ujarnya.

Laporan DiTangguhkan

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved