Virus Corona Indramayu
Babak Baru Para Petani di Indramayu di Tengah Panen Raya, Kesulitan Jual Gabah
Belum lagi harga gabah di tingkat petani yang sekarang ini mulai turun karena dampak Covid-19.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRUBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sulitnya menjual gabah hasil panen menjadi babak baru yang dihadapi para petani di Kabupaten Indramayu.
Ketua Serikat Tani Indonesia (STI) Kabupaten Indramayu, Jahid mengatakan, meski tengah merayakan panen raya tapi petani kebingungan karena sulit menjual gabah milik mereka.
Belum lagi harga gabah di tingkat petani yang sekarang ini mulai turun karena dampak Covid-19.
Seperti gabah varietas ciherang yang kini hanya dihargai sekitar Rp 4.300 per kilogram, lalu gabah varietas kebo dengan harga sekitar Rp 4.100 per kilogramnya.
"Kalau dulu harga turun tapi petani gak bingung karena masih mudah menjualnya, kalau sekarang susah ngejual," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (8/5/2020).
Jahid menjelaskan, para pengepul sekarang ini banyak yang tutup.
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia, Jumat 8 Mei 2020: Bertambah 336 Kasus Baru, Total 13.112 Kasus
• Anak Tega Mengubur Hidup-hidup Ibunya yang Tak Bisa Jalan, 3 Hari Kemudian Hal Mengejutkan Terjadi
Perum Bulog Indramayu sebagai badan usaha negara diketahui belum memulai membuka penyerapan gabah dari petani, begitu pula pengepul-pengepul lainnya.
Belum lagi kondisi gudang-gudang beras di Kabupaten Indramayu yang rumornya menumpuk sehingga para petani kesulitan menjual gabah hasil panennya.
"Dulu banyak pabrik-pabrik, jadi kalau kirim itu beberapa ton karena banyak pesanan, sekarang pesanan itu paling 2 minggu sekali itu pun tidak banyak hanya 2-5 ton saja," ujar dia.
Harga Gabah Terjun Bebas
Ditengah Pandemi Covid-19, Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Kabupaten Indramayu mulai terjun bebas.
Ketua Serikat Tani Indonesia (STI) Kabupaten Indramayu, Jahid mengatakan, harga gabah di Kabupaten Indramayu ini ditentukan berdasarkan kualitas dan jenis.
Seperti gabah varietas ciherang yang kini hanya dihargai sekitar Rp 4.300 per kilogram, gabah varietas kebo dengan harga sekitar Rp 4.100 per kilogramnya.
"Untuk harga yang belum dijemur harganya tambah ambrol lagi, ada yang sampai Rp 3.900 per kilogramnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (8/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/petani-di-indramayu-1.jpg)