Warga Majalengka Terinfeksi Corona
Sudah Ada Dua Tenaga Medis Asal Majalengka yang Positif Terpapar Virus Corona
Tenaga medis yang bekerja di pusekesma di wilayah Kabupaten Sumedang menjadi pasien kedua yang terpapar virus corona.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Tenaga medis yang bekerja di pusekesma di wilayah Kabupaten Sumedang menjadi pasien kedua yang terpapar virus corona.
Sebelumnya, warga Kecamatan Palasah lainnya juga terpapar virus mematikan tersebut saat bekerja sebagai tenaga medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon.
• DPRD Kuningan Gelar Rapat Paripurna LKPj 2019 Bupati Kuningan Menggunakan Aplikasi Zoom Meeting
"Sudah ada 2 warga Majalengka yang bekerja sebagai tenaga medis terpapar Corona," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka, Rabu (29/4/2020).
Ia menjelaskan, dua tenaga medis tersebut umumnya terpapar saat sedang menangani pasien yang berobat di masing-masing lokasi tempat bekerjanya.
Keduanya, diduga belum siap saat menangani para pasien yang berobat tersebut.
"Memang sudah menjalankan sesuai protokol kesehatan saat bertugas, tetapi mereka kemungkinan tidak siap jika yang dihadapinya membawa virus Covid-19," ucapnya.
Kini, keduanya sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di dua rumah sakit di wilayah Cirebon dan Majalengka.
Masing-masing di RSD Gunung Jati Cirebon dan RSUD Cideres Majalengka.
Ali meminta seluruh elemen masyarakat yang akan mendatangi fasilitas kesehatan baik itu rumah sakit maupun puskesmas agar tidak menyembunyikan riyawat penyakitnya.
"Dengan ketidakjujuran pasien menyembunyikan penyakitnya ini sangat berhaya dan bisa menularkan virus pada tenaga kesehatan maupun orang lain di sekitarnya," pinta dia.
Kini, total ada 4 warga yang tercatat di Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Majalengka sebagai pasien positif Covid-19.
Selain dua warga Kecamatan Palasah itu, ada warga Kecamatan Sindangwangi dan warga Kecamatan Kasokandel yang kini telah meninggal dunia.
Mereka terpapar karena berada di zona merah daerah Covid-19, yakni Jakarta dan Bandung.
Sempat dinyatakn negatif pada tes PCR