Virus Corona
Ada Karyawan Positif Covid-19, Manajemen Mini Market di Antapani Tak Boleh PHK Karyawannya
Rahmawati pun meminta pihak pengelola untuk memenuhi semua persyaratan operasional kesehatannya saat kembali membuka mini market.
Ia pun meminta kepada warganya untuk disiplin tidak keluar rumah dan taati semua aturan dari Pemerintah dan MUI.
"Saya punya Group RW, ada 62 RW, sudah dishare semua informasinya. Kita terus berupaya, jangan resah, petugas sudah bergerak. Sekarang mini market sedang dibersihkan dan disemprot dinsinfektan," ucapnya.
Tetap Tenang
Camat Antapani Rahmawati Mulia mengimbau warga untuk tidak panik atas penemuan kasus seorang pegawai mini market di Jalan Kuningan terkonfirmasi positif tertular virus corona, tanpa alami gejala.
"Warga tetap tenang dan jangan panik. Tetap disiplin jalankan protokol kesehatan," ujar Rahmawati saat dihubungi via ponselnya, Senin (27/4/2020).
Mini market tersebut berada di depan Lapangan Gasmin dan tepat berada di persimpangan Jalan Kuningan dan Jalan Purwakarta. Banyak warga setempat yang berbelanja makanan di mini market tersebut.
"Karena kan itu suspectnya asak Ujungberung, dari Puskesmas Ujungberung sudah melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu. Kalau ada gejala terasa, segera periksakan diri ke puskesmas dan jika tidak ada, tetap jalankan protokol kesehatan. Jangan panik," ujar Camat.
Pegawai tersebut disebutkan masuk klaster Lembang. Sejak awal April sudah terkonfirmasi positif via rapid tes Labkesda Pemprov Jabar. Namun tak mengalami gejala apapun. Kemudian baru pada pertengahan April dites swab dan terkonfirmasi positif.
Selain itu, di mini market, ada tiga warga Kecamatan Antapani yang kontak dengan pasien terkonfirmasi positif. Total pegawai di mini market tersebut sebanyak 10 orang.
"Untuk tiga pegawai mini market warga Antapani sudah menjalani rapid tes dan hasilnya negatif. Tapi tetap mereka harus jalankan isolasi mandiri," ujar Rahmawati.
Kasus itu jadi pembicaraan sejumlah warga. Umumnya, warga di sekiraran mini market berbelanja makanan di tempat itu.
"Kaget sekali setelah tahu karena kasusnya ada di tengah-tengah kami," ujar seorang perempuan berusia 48 tahun, ditemui di sekitar Jalan Kuningan.
Banyak warga tetangganya yang berbelanja di mini market itu. Komunikasi antar tetangga terjalin juga dalam grup whats app.
"Sejauh ini tetangga saya enggak ada yang sakit merasakan gejala-gejala tertentu. Mudah-mudahan warga disini selalu sehat," kata dia. (*)