Rabu, 13 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Warga Kuningan Dihebohkan Penemuan Mayat di Mobil, Damkar Semprotkan Disinfektan untuk Sterilisasi

Melihat kondisi jenazah yang sudah membusuk, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk dipulasara di RSUD 45.

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan ke mobil Carry warna merah tempat ditemukannya sesosok mayat, Sabtu (18/4/2020. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Warga Kuningan digegerkan dengan penemuan mayat di dalam mobil Carry merah dengan Nopol E 1697 Y di Jalan Soekarno, Lingkungan Perum Korpri, Kecamatan Kuningan, Sabtu (18/4/2020). 

Kontan lokasi penemuan mayat pun menjadi perhatian warga setempat.

 “Sudah jangan didekati dulu. Tunggu petugas saja untuk membuka mobil tersebut,” ujar Effendi, warga Perum.

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian datang dan mengevakuasi jasad korban dalam mobil tersebut. “Tadi pak polisi waktu urus mayat itu pakai baju kaya jas hujan,” ungkapnya.

Kapolsek Kuningan Kompol Agus Suroso kepada wartawan mengatakan kondisi korban mengalami pendarahan yang keluar dari telinga dan hidung. “Memang tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan fisik pada korban,” kata Agus.

Agus mengatakan, jenazah dievakuasi oleh tim medis ke RSUD 45, dengan menggunakan protokol penanganan Covid-19.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya, membenarkan ada temuan mayat. Menurut Danu, jenazah dibawa tim Inafis Polres Kuningan ke RSUD 45 untuk divisum dan memastikan penyebab kematian korban.

Kucing Aa Gym Mendadak Viral, Gara-gara Muncul Saat Bincang Santai dengan Kang Emil & Atalia

Anies Baswedan Prediksi Jumlah Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bisa Tembus Hingga 8.000 Orang

TNI Tembak Mati Komandan KKB Papua Tandi Kogoya, Pria Meresahkan itu Baru Bebas dari Tahanan

Terpisah Wawan, petugas kamar jenazah sekaligus pemulasara mengatakan, hasil dari visum luar tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan. “Dan jenazah diperkirakan sudah meninggal 3 hari yang lalu,” ujarnya.

Wawan menjelaskan, mayat laki-laki yang tergeletak di tengah jok kursi dalam mobil Cary warna merah belakangan diketahui sebagai M.Dahri. “Dia warga Dusun Babakan Kidul RT 09 RW 05 Desa Galaherang Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Berdasar keterangan keluarganya, kata Wawan, almarhum mempunyai riwayat penyakit darah tinggi dan saat meninggalkan rumah dalam kondisi sedang sakit gigi.

“Adapun darah yang tampak keluar dari mulutnya, itu akibat pembuluh darah pecah. Karena, kondisi wajah korban sudah dalam keadaan membengkak," ujarnya.

Melihat kondisi jenazah yang sudah membusuk, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk dipulasara di RSUD 45.

"Sudah selesai dimandikan dan dikafani, jenazah sebentar lagi akan diantar ke rumah keluarganya,” katanya.

“Proses pemulasaraan dilakukan seperti biasa, begitupun pemakamannya. Karena, jenazah bukan pasien ODP maupun PDP Covid-19," imbuhnya.

Kades Galaherang Tata Subrata mengatakan, untuk proses pemakaman jenazah Dahri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi lain. Pasalnya di saat wabah corona penguburan jenazah harus mengikuti protokol covid-19.
Namun rencananya, kata Tata, korban yang masih kerabatnya ini akan dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU)  desa setempat.  

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved