VIDEO - Alat Berat Mulai Keruk Longsoran Tanah di Sungai Cijolang, Air Pun Mulai Mengalir
Aliran Sungai Cijolang (anak Sungai Citanduy) yang merupakan batas alam Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan tertimbun material longsor menyusul ru
TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS - dua alat berat yang dikerahkan ke lokasi longsor Dusun Citapen Landeuh Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa Ciamis, Minggu (12/4), mulai menyingkirkan timbunan longsor yang membendung aliran Sungai Cijolang.
Aliran Sungai Cijolang yang terbendung timbunan longsor tebing setinggi 50 meter lebar 100 meter tersebut mengancam perkampungan warga di Dusun Walahar Desa Ciberung Kecamatan Selajambe Kuningan yang ditempat 45 KK. Kampung tersebut sempat tergenang luapan Sungai Cijolang, sebagian warga memilih mengungsi.
“Hari ini material longsor sudah mulai disingkirkan. Aliran Sungai Cijolang yang sempat terbendung timbunan longsor sekarang berangsur sudah mulai mengalir,” ujar Kepala BPBD Ciamis, Drs HM Soekiman kepada Tribun Minggu (12/4).
• Anda Kesulitan Verifikasi Email Saat Daftar Kartu Pra Kerja di www.prakerja.go.id? Ini Jawaban Admin
• Ini Panduan dan Cara Belajar dari Rumah secara Online di TVRI Mulai Hari ini, Senin 13 April 2020
• INI Tata Cara Mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha, Niat, Bacaan Semua Sesuai dengan Syariat Islam
Dua alat berat escavator yang tiba di lokasi Sabtu (11/4) tersebut, pada hari Minggu (12/4) langsung beroperasi mulai menyingkirkan material longsor tebing yang menimbun alur Sungai Cijolang.
“Rencananya besok (Senin, 13/4) BBWS (Citanduy) akan kerahkan tiga alat berat escavator lagi lokasi,” katanya.
Aliran Sungai Cijolang (anak Sungai Citanduy) yang merupakan batas alam Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan tertimbun material longsor menyusul runtuhnya tebing setinggi 50 meter lebar 100 meter di Dusun Citapen Landeuh Rt 04 RW 03 Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa Ciamis, Kamis (9/4) sekitar pukul 20.00 malam.
Paling dikhawatirkan bila air Sungai Cijolang yang terbendung tersebut jebol, bisa menyapu perkampungan yang dihuni 45 KK tersebut (andri m dani)