Virus Corona Indramayu

Kadinkes Indramayu Ungkap Alasan Banyaknya PDP di Indramayu yang Meninggal Dunia

Namun, karena pasien yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta membuatnya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sekretaris Crisis Center Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkap alasan banyak Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia.

Deden Bonni Koswara mengatakan, mesti tengah dirawat intensif.

Namun, karena pasien yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta membuatnya tidak tertolong dan meninggal dunia.

"Masing-masing mempunyai penyakit penyerta, seperti hipertensi, jantung, dan diabetes," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (1/4/2020).

Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, hingga saat ini sedikitnya sudah ada 4 orang PDP yang meninggal dunia.

Tiga orang meninggal saat tengah dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu dan satu orang di RSUD Pantura MA Sentot Patrol selaku rumah sakit second line di Kabupaten Indramayu.

Sebelumnya, satu orang PDP lainnya sempat meninggal dunia di RS Mitra Plumbon Indramayu Selasa (24/3/2020) lalu.

Anda Sedang Terlilit Utang? Coba Baca Doa Ini, Mudah-mudahan Allah SWT Permudah untuk Melunasi

300 Siswa Polisi di Sukabumi Positif Terinfeksi Virus Corona atau Covid-19, Kapolri pun Bereaksi

Kendati demikian, pasien tersebut masuk ke dalam PDP Bekasi karena bertempat tinggal di sana.

Sementara itu, Deden Bonni Koswara menyampaikan pasien yang meninggal tersebut belum sempat dilakukan tes swab tenggorokan.

Halaman
123
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved