PDP di Indramayu Meninggal Dunia
BREAKING NEWS Satu Lagi PDP Corona di Indramayu Meninggal, Padahal Hasil Rapid Test Negatif
Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien tersebut meninggal pada Minggu (29/3/2020) pada pukul 18.15 WIB kemarin.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Ia mengeluhkan sesak napas, demam tinggi, dan gejala-gejala lainnya yang mengarah pada virus corona.
Baru sempat dirawat di ruang isolasi selama satu hari namun kondisi pasien terus memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia esok harinya pada Jumat (27/3/2020).
• Zodiak Kesehatan Hari Ini, Senin 30 Maret 2020: Aries Insomnia, Gemini Hati-hati Cedera
Kendati demikian, Deden Bonni Koswara memastikan hasil test swab tenggorokan terhadap pasien dinyatakan pasien tersebut negatif virus corona.
"Sudah dilakukan Rapid Test dengan hasil negatif (non reaktif)," ucapnya.
Jenazah pasien pun sekarang sudah dibawa untuk dimakamkan. Pemakaman PDP itu bahkan dilakukan sebagaimana protap memakamkan pasien positif virus corona sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Kemenkes.
Sebelumnya, dua orang PDP di Indramayu juga meninggal dunia.
Pasien Dengan Pengawasan (PDP) dugaan Virus Corona atau Covid-19 kembali meninggal dunia di Kabupaten Indramayu.
Pasien itu meninggal di RSUD Indramayu pada Kamis (26/3/2020) pukul 02.00 WIB kemarin.
Atas kejadian tersebut, hingga saat ini sudah ada dua PDP virus corona di Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien PDP yang meninggal ini merupakan laki-laki berusia 48 warga Kabupaten Indramayu.
"Pasien juga baru pulang dari transmisi lokal dari Jakarta," ujar dia.
Diceritakan Deden Bonni Koswara, pasien tersebut sebelumnya masuk ke RSUD Indramayu pada tanggal 23 Maret 2020.
• Yuk Baca Doa Qunut Nazilah, MUI Imbau Umat Islam Baca Doa Itu, Agar Terhindar dari Virus Corona
• Takut Menularkan Virus Corona, Seorang Perawat yang Positif Covid-19 di Italia Memilih Bunuh Diri