Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Setelah Putus, Pemuda Ini Sebar Video Panas Mantan Kekasih, Pacaran 2 Tahun Sudah Bercinta 10 Kali

Setelah putus pacaran, pemuda di Sumenep ini tega sebar video panas mantan kekasihnya.

Tayang:
NET
Ilustrasi 

Selanjutnya, suatu ketika keduanya sudah putus berpacaran dan tersangka kecewa pada korban MN yang tak mau lagi pada tersangka.

Kabupaten Indramayu Ditetapkan Sebagai Zona Kuning Penyebaran Virus Corona di Jawa Barat

"Karena merasa kesal dengan MN, tersangka MTH nekat menyebar atau mengirim video panas berhubungan badan dengan korban ke salah satu grup WhatsApp," katanya.

Bahkan katanya, tidak cukup sampai di situ. Tersangka mengcapture kiriman video panas di grup WhatsApp tersebut dan mengirimkan ke korban.

"Dari itulah korban MN melaporkannya ke Polisi," katanya.

Berzina di siang bolong

Sebelumnya juga sempat viral video gadis Madura dan pasangannya berzina di lapangan di siang bolong tersebar viral di grup-grup WhatsApp.

Pasangan muda-muda itu terekam berbuat asusila di Lapangan Wijaya Kusuma, Sampang, Madura.
Kasus serupa sebelumnya juga terjadi di Alun-Alun Jember, Jawa Timur.

Lebih heboh lagi terjadi di Kalimantan Barat, saat siswa dan siswi SMA di sana nekat melakukan hubungan layaknya suami istri di tempat terbuka.

Video gadis Madura berdurasi 29 detik tersebut awalnya menayangkan dua pasangan muda-mudi sedang nongkrong pada siang hari di area Lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

Banyak yang Mudik, Ternyata Jadi Penyebab ODP di Kabupaten Sukabumi Meningkat Jadi 202 Orang

Muda-mudi itu di antaranya dua orang laki-laki dan dua perempuan yang duduk secara berpasangan.

Namun, salah pasangan muda-mudi itu tampak melakukan perbuatan asusila, sedangkan satu pasangan lainnya hanya merangkul.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Sampang, Ainur Rofik, membenarkan peristiwa memalukan itu terjadi di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

“Saya baru tahu tadi pagi setelah melihat video itu di salah satu grup WA, dan banyak orang saat ini yang membicarakannya,” ujarnya kepada TribunMadura.com (grup surya.co.id, Senin (6/1/2020).

Mengetahui peristiwa itu, pihaknya akan memberikan tenaga pengamanan di wilayah Lapangan Wijaya Kusuma Sampang melalui koordinasi dengan Satpol PP Sampang.

“Kami akan mengirim surat kepada Satpol PP, bertujuan agar tidak terjadi kembali peristiwa tersebut,” ucap Ainur Rofik.

Lebih lanjut, pihaknya juga berencana untuk memasang CCTV agar terdapat pengawasan lebih ketat.

Sumber: Surya
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved