Banyak yang Mudik, Ternyata Jadi Penyebab ODP di Kabupaten Sukabumi Meningkat Jadi 202 Orang

ODP virus corona di Kabupaten Sukabumi beberapa hari ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Kontributor Tribun Jabar M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI -  Jumlah Orang Dalam pemantauan (ODP) virus corona di Kabupaten Sukabumi beberapa hari ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Data yang diterima Tribunjabar.id melalui siaran pers yang dikeluarkan Pusikokami atau Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, ODP terus alami peningkatan.

Pemkab Majalengka Berlakukan Sistem Kerja di Rumah Bagi ASN, Eselon II, III dan IV Tetap Ngantor

Data tiga hari yang lalu, tepatnya hari Rabu (25/3/2020) ODP berjumlah 130 orang, meningkat di hari berikutnya, Kamis (26/3/2020) menjadi 184 orang.

Update data hari ini, Jumat (27/3/2020) ODP kembali meningkat menjadi 202 orang.

Menurut Sekretaris Pusikokami alias Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid, peningkatan itu terjadi karena tingginya jumlah penduduk yang pulang dari daerah zona merah Covid-19 ke Sukabumi.

Pasien PDP Kedua yang Meninggal Dunia di Indramayu, Merupakan Laki-laki Berusia 48 Tahun

"Karena petugas survaillance kita pelacakannya sudah mulai intensif didalam penemuan pasien dengan gejala ODP."

"Kemudian tingginya mobilitas penduduk untuk pulang ke Sukabumi dari daerah zona merah, karena dianggap Sukabumi aman. Terus meningkatnya kontak erat dengan ODP," ungkap Harun yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Jumat (27/3/2020).

Untuk mengantisipasi para pemudik membawa virus corona, lanjut dia, pihaknya telah mempersiapkan langkah untuk di wilayah perbatasan dengan Sukabumi.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Negatif Corona, Padahal Diapit Yana & Cellica yang Positif Covid-19

"Kami telah mempersiapkan langkah dan strategi untuk di wilayah yang berbatasan dengan Sukabumi di 6 titik perbatasan, dengan melakukan pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan dan antiseptic bagi penduduk yang akan masuk ke wilayah Sukabumi," pungkasnya.*

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved