Tempat Hiburan dan CFD Cirebon Ditutup
Mulai Besok, Pemkot Cirebon Hentikan Sementara CFD dan Pasar Dadakan Stadion Bima
surat edaran itu pun telah disampaikan kepada para pedagang yang biasa berjualan di pasar dadakan itu melalui dinas terkait.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkot Cirebon bakal menghentikan sementara kegiatan car free day (CFD) dan pasar dadakan di kompleks Stadion Bima, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, memastikan penghentian sementara tersebut berlaku mulai Minggu (22/3/2020) besok.
Menurut dia, Pemkot Cirebon juga telah mengeluarkan surat edaran mengenai hal tersebut.
"Lagi-lagi karena pandemi Covid-19 kegiatan CFD dan pasar dadakan di Stadion Bima harus dihentikan sementara," kata Nasrudin Azis saat ditemui seusai memantau sejumlah mal di kawasan Jalan Tentara Pelajar, Kota Cirebon, Sabtu (21/3/2020).
Ia mengatakan, surat edaran itu pun telah disampaikan kepada para pedagang yang biasa berjualan di pasar dadakan itu melalui dinas terkait.
Selain itu, Azis juga meminta masyarakat Kota Cirebon yang biasa menikmati suasana CFD di Stadion Bima untuk memaklumi keputusan Pemkot Cirebon.
Pasalnya, menurut dia, keputusan tersebut dibuat semata-mata untuk melindungi seluruh warga Kota Udang dari wabah virus corona.
"Ini keputusan yang berat, tapi keadaan yang memaksa sehingga Pemkot Cirebon berupaya untuk mencegah agar wabah Covid-19 tidak meluas," ujar Nasrudin Azis.
• Tiba-tiba Jalan Raya di Cianjur Ini Terangkat Lalu Ambles 15 Meter, Mobil Xenia Terjebak di Tengah
• Ayo Baca Doa Agar Terhindar dari Segala Bentuk Penyakit, Termasuk Terhindar Dari Virus Corona
• Dosen Matematika ITB Memprediksi Puncak Corona Terjadi Pada Akhir Maret, Kasus Positif 600 Per Hari
Ia menegaskan Pemkot Cirebon juga sebenarnya tidak menginginkan untuk menutup CFD dan pasar dadakan di Stadion Bima.
Namun, situasi pandemi Covid-19 membuat Pemkot Cirebon tak ingin mengambil risiko.
Sebab, pihaknya menilai CFD dan pasar dadakan yang biasa dipadati masyarakat sangat rentan terjadinya penularan Covid-19.
"Mudah-mudahan kita semua bisa melaluinya dan kondisi semacam ini segera berlalu," kata Nasrudin Azis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/wali-kota-cirebon-tutup-cfd.jpg)