Breaking News:

Akibat Amblesnya Tanah di Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu, Rumah-rumah Warga Hancur Sebagian

Sedikitnya ada 8 rumah warga yang kini terdampak. Dua di antaranya berdampak paling parah.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Rumah warga di sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang retak-retak akibat fenomena amblesnya tanah di tanggul di Blok Rengas Payung, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jumat (28/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Amblesnya tanah tanggul di Blok Rengas Payung Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu menimbulkan kekhawatiran warga yang berada persis di sisi sungai.

Ketua RW 05 Desa Kertasemaya, Tamrin mengatakan, sedikitnya ada 8 rumah warga yang kini terdampak. Dua di antaranya berdampak paling parah.

BREAKING NEWS: Seusai Bubaran Salat Jumat, Pria di Kuningan Ditangkap Karena Maling Dua Ekor Kambing

Berbekal Jenglot, Perampok di Bandung Ini Dihajar oleh 10 Orang, Aneh Wajahnya Enggak Babak Belur

"Yang paling parah itu rumah Pak Abdul Mu'in dan Pak Nuryaman," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di lokasi amblesnya tanah, Jumat (28/2/2020).

Diceritakan dia, kedua rumah itu mengalami retak-retak hingga hancurnya bagian rumah belakang.

Pemerintah desa pun sudah berusaha membenahi kerusakan tersebut, seperti membangun kamar mandi warga yang rusak, septic tank, serta saluran pembuangan warga.

Memasuki Catur Wulan Pertama 2020, 7 Korban HIV/Aids Meninggal Dunia di Kuningan, Salah Satunya Bayi

Namun, upaya itu tidak berlangsung lama seiring dengan penurunan tanah yang hingga saat ini masih terjadi.

Sekarang penurunan tanah sudah turun sedalam 1,1 meter.

Sementara itu, Abdul Mu'in (52) mengatakan, dapur serta kamar mandi miliknya ambruk akibat penurunan tanah tanggul.

Ingat Yogi Finanda? Lawan Main Shandy Aulia di Pacar Khayalan, Kini Penampilannya Bikin Pangling

"Ini juga ada MCK baru dari bantuan dari desa, tapi sekarang sudah rusak lagi," ujarnya.

Rusaknya MCK baru itu terlihat dari pondasi bangunan yang jomplang akibat tanah terus turun.

Warga lainnya, Nuryaman (49) mengatakan, dirinya mesti merelakan dapurnya yang hancur karena fenomena itu.

Rohayani Tergopoh Sambil Menahan Perut Besarnya, Ia Lahirkan Bayi Perempuan di Planetarium Jakarta

"Sudah tidak punya dapur, ini juga kompor dibawa ke dalam di taruh dekat kamar mandi. Dalam rumah sudah sepit," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved