DETIK-DETIK Tembok Penahan Tebing di Garut Longsor Sesaat Setelah Gempa 4,9 Skala Richter

Tidak ada laporan korban jiwa akibat longsor TPT. Akses Jalan Raya Limbangan sempat terhambat karena material longsor berserakan ke jalan

Laporan Wartawan Tribun, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Tembok penahan tanah (TPT) di pinggir Jalan Raya Limbangan mengalami longsor sesaat setelah terjadi gempa. Sebelum longsor, TPT itu sempat mengalami retakan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, longsor TPT terjadi di Perum Pondok Indah Palasari Cijolang, Kampung Cijolang, RT 1/1, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan.

"Longsor terjadi setelah ada gempa pukul 07.57. Setelah TPT retak, lalu ambrol ke pinggir jalan," kata Tubagus, Jumat (21/2/2020).

Kejadian longsor TPT itu sempat terekam kamera salah seorang warga. Dalam video yang beredar, warga yang merekam menyebut TPT akan segera runtuh. Tak berselang lama, TPT ambruk.

Sejumlah motor dan mobil bisa menghindari longsoran TPT. Tinggi TPT yang roboh tinggi 12 meter dan panjang 50 meter.

"Sudah cek lokasi longsor dan koordinasi juga dengan pengembang. Soalnya TPT itu dibangun karena ada perumahan di atasnya," ucapnya.

Tidak ada laporan korban jiwa akibat longsor TPT.  Akses Jalan Raya Limbangan sempat terhambat karena material longsor berserakan ke jalan.

Ancam Bangunan SMP

Hilal Saepul (26), warga Kampung Pulosari, Desa Cijolang, mengatakan, ambruknya TPT terjadi sekitar pukul 08.00. Ia menyebut TPT perumahan itu sebelumnya sudah dua kali dibangun pihak pengembang.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved