Viral Media Sosial
Kisah Perjuangan Guru Gendong Bayi di Jalan Berlumpur Saat Menuju Sekolah Terpencil di Aceh Timur
Guru itu berjalan kaki sambil menggendong bayinya, karena ia turun dari sepeda motor (sepmor) yang dikendarai suaminya.
Mayoritas anak-anak dari suku Gayo, yang umumnya para orang tua siswa di daerah ini berprofesi sebagai petani.
• Siswa SMA di Sumatera Barat Ditangkap Polisi, Nekat Kirim Narkoba Ke Pelanggan Menggunakan Drone
• Pria Berjuluk Yang Mulia Tipu 800 Orang yang Mau Jadi PNS, Hasil Menipu Kantongi Duit Rp 2 Miliar
“Bahkan guru tidak mau dipindahkan, karena sudah melekat dengan anak-anak. Anak-anak di daerah pedalaman itu sangat taat dan patuh serta memiliki minat belajar yang tinggi. Sehingga para guru sangat kagum," ungkap Islahuddin, yang sudah lima tahun menjabat Kepsek SMP4.
Jika dari sarana dan prasarana bangunan, mobiler siswa, dan guru, serta tenaga pengajar, jelas Islahuddin, SMP 4 sudah memadai.
Hanya, saja perlu bantuan komputer, karena anak-anak belum terjamah perangkat teknologi itu.
“Selain itu, kita butuh dukungan pemerintah agar daerah Sijudo dan Sarah Gala ini dapat terjangkau internet. Karena jaringan listrik dari Lhok Nibong sudah ada,” jelas Islahuddin.
Karena belum memiliki akses internet, jelas Kepsek, siswa SMP 4 Pante Bidari, selama ini mengikuti UNBK di SMP Pante Bidari Lhok Nibong.
• Sepuluh Bocah di Ciamis Terseret Banjir Bandang, 9 Orang Berhasil Selamatkan Diri, Seorang Hilang
• Tukang Gali Kubur Makam Lina Datangi Teddy, Berani Bicara Begini, Nama Rizky Febian Disebut-sebut
Lulusan SMP 4 Pante Bidari ini juga tergolong berprestasi.
Karena, berhasil melanjutkan pendidikan ke sejumlah sekolah ternama di Aceh.
Karena siswa SMP 4 Pante Bidari, belum mencapai 60 orang.
Sehingga belum memenuhi syarat untuk mendapatkan program afirmasi, yaitu satu siswa mendapatkan satu tablet.
Keterbatasan siswa inilah, salah satu faktor SMP 4 tidak memenuhi juknis untuk mendapatkan berbagai program dari Kemendikbud untuk sekolah daerah terpencil.
Harapan lain, disampaikan Islahuddin, agar Pemkab Aceh Timur, membangun sarana jalan menuju daerah terpencil itu.
• ZODIAK CINTA Besok, Selasa 18 Februari 2020, Aquarius Ungkapkan dan Jangan Sembunyikan Perasaanmu
• Breaking News: Buntut Hujan Deras, Empat Kecamatan di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir
Agar akses warga turun ke pusat kecamatan Lhok Nibong, mudah dijangkau.
Selama ini, akses warga di daerah pedalaman itu lebih dekat ke Lokop dan Tanah Merah, Aceh Utara.
Melalui jalur sungai menggunakan boat.
Maret 2018 lalu, SMP 4 Aceh Timur, menjadi pusat kegiatan program mengedukasi anak negeri (MeAN) yang digelar oleh masyarakat SM3T bekerjasama dengan Guru Garis Depan. (*)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Gendong Bayi di Jalan Berlumpur, Perjuangan Guru Menuju Sekolah Daerah Terpencil di Aceh Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/guru-gendong-bayi.jpg)