Cegah Penyebaran Virus Corona Melalui Transfusi Darah, Ini Upaya yang Dilakukan PMI pada Pendonor

Pengawas Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Cirebon, Adi Susanto, mengatakan, hal itupun termasuk dalam prosedur donor darah.

Cegah Penyebaran Virus Corona Melalui Transfusi Darah, Ini Upaya yang Dilakukan PMI pada Pendonor
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAIHAQI
Sejumlah orang saat mengikuti Aksi Sosial Donor Darah di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jl Brigjend Dharsono, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PMI Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mencegah penyebaran Novel Coronavirus melalui transfusi darah.

Pengawas Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Cirebon, Adi Susanto, mengatakan, hal itupun termasuk dalam prosedur donor darah.

Menurut dia, petugas akan menelusuri riwayat perjalanan para pendonor darah dalam satu bulan terakhir.

"Terutama para pendonor yang baru pulang dari perjalanan ke luar negeri," ujar Adi Susanto saat ditemui usai Aksi Sosial Donor Darah di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jalan Brigjend Dharsono, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/2/2020).

Ia mengatakan, pendonor akan ditanya sejak kapan kembali ke Tanah Air dan sempat demam atau tidak.

Jika calon pendonor darah itu sempat mengalami demam, maka petugas akan langsung menolaknya.

Selain itu, calon pendonor yang sempat mengonsumsi obat khususnya penurun panas juga akan ditolak.

Pemkab Majalengka Raih Penghargaan dari KemenPAN-RB untuk Penilaian Sistim SAKIP dengan Raihan B+

"Pendonor tidak boleh mengonsumsi obat sejak tiga hari sebelum diambil darahnya," kata Adi Susanto.

Terlebih situasi saat ini tengah mewabah virus corona di sejumlah negara dan masa inkubasinya mencapai 14 hari.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved