Wakil Bupati Hadiri Napak Tilas Makam Raden Toemenggoeng Dendanagara, Bupati Majalengka Pertama
Tarsono D Mardiana menghadiri kegiatan Napak tilas makam Bupati Majalengka Pertama, Raden Toemenggoeng Dendanagara, Selasa (11/2/2020).
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menghadiri kegiatan Napak tilas makam Bupati Majalengka Pertama, Raden Toemenggoeng Dendanagara, Selasa (11/2/2020).
Wabup Tarsono disambut baik dan didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Argapura.
• Sopir dan Kenek Truk yang Tabrak Empat Rumah & Dua Mobil di Gunungjati Cirebon Alami Luka Ringan
Pantauan Tribuncirebon.com, acara napak tilas dilakukan di Komplek pemakaman Wijaya Kusuma, di Desa Gunungwangi, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Setibanya di lokasi, Tarsono langsung duduk di latar makam Raden Toemenggoeng Dendanagara yang berbentuk seperti rumah di ujung komplek tersebut.
• Praktik Prostitusi di Vila Trawas Mojokerto Terbongkar, Pelaku Tawarkan Jasa Hubungan Badan Bertiga
Didampingi oleh seluruh Muspika, Tarsono turut menikmati dengan ikut menyimak satu persatu kegiatan yang digelar.
Dalam kesempaannya, orang nomor 2 di Majalengka itu menyampaikan bahwa kegiatan ini perlu terus digelar, mengingat acara ini mengenalkan kepada masyarakat bahwa terdapat petilasan makam Bupati Majalengka pertama.
Sebab, beberapa tahun lalu masyarakat, khususnya warga Desa Gujungwangi, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka mengenal makam tersebut sebagai makam Kyai.
• Arus Kendaraan Jalur Cirebon - Indramayu Sempat Alami Kepadatan Akibat Truk Tabrak Empat Rumah
"Ini tentu perlunya pendekatan antara kami Pemerintah Daerah melalui Pemdes kepada masyarakat bahwa di desa ini ada makam Bupati Majalengka pertama," ujar Tarsono, Selasa (11/2/2020).
Sementara, Ketua Grumala sekaligus panitia dari komunitas, Nana Rochmana menyampaikan, awalnya pihaknya bersama teman-teman komunitas Grumala tidak mengerti dengan adanya makam Bupati Majalengka pertama.
Sebab, tulisan yang berada di pintu masuk makam tersebut menggunakan tulisan aksara Jawa yang hanya sejumlah orang saja yang memahaminya.
• Gabung Ke Persija Jakarta, Osvaldo Haay Pakai Nomor Punggung 46
"Awal penelusuran ini berawal dari ditemukannya sebuah naskah yang disebutkan oleh Bupati Majalengka ke-8 di tahun 1958 yang menyebutkan Bupati Dendanagara, yang makamnya di Gunungwangi," ucapnya.
"Namun, karena tidak sanggup dan tidak paham akan tulisan Arab Pegon atau aksara Jawa itu. Akhirnya mencari orang yang mampu membacanya hingga ditemukan ahli huruf Arab Pegon dan bahasa Jawa kuno," jelasnya.
• ZODIAK BESOK Rabu 12 Februari 2020: Leo Harus Bersabar, Capricorn Fokus Berkarier
Naro, sapaan akrab Nana Rochmana menyampaikan, selain mengenalkan makam Bupati Majalengka pertama, kegiatan ini juga digelar untuk mengetahui asal usul atau sejarah makam tersebut.
Napak tilas