Kantor Disdik Indramayu Dikepung Massa

VIDEO - Ratusan Orang Geruduk Kantor Disdik Indramayu, Sebut Ada Banyak Sekolah Pungut Biaya

Disebutkan Ono Cahyono, bentuk pungutan itu beragam macam, seperti infak senial Rp 400 ribu, pengadaan LKS, dan masih banyak lagi.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ratusan massa menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu di Jalan MT Haryono Nomor 56, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (11/2/2020).

Massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) itu datang berunjuk rasa terkait adanya dugaan praktik pungutan liar di lingkup instansi pendidikan di Kabupaten Indramayu.

Koordinasi aksi, Ono Cahyono mengatakan, berdasarkan bukti lapangan yang dilakukan oleh pihaknya, ditemukan banyak dugaan praktek pungutan liar yang mengatasnamakan sumbangan atau bantuan di sejumlah instansi pendidikan.

"Kami selaku tangan panjang dari masyarakat dan wali murid, artinya banyak sekali pungutan yang mengatasnamakan sumbangan atau bantuan atau apapun bentuknya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di sela-sela aksi.

Disebutkan Ono Cahyono, bentuk pungutan itu beragam macam, seperti infak senial Rp 400 ribu, pengadaan LKS, dan masih banyak lagi.

Meski demikian, dirinya enggan menyebut instansi pendidikan mana yang melakukan pungutan tersebut.

Hanya saja, fenomena itu terjadi di banyak instansi pendidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu.

"Nyatanya mereka (wali murid) sangat keberatan," ucapnya.

"Ada buktinya nyatanya, saya tidak mungkin hanya secara lisan, saya by data by bukti dan saya bisa pertanggung jawabkan," sambung dia.

Sementara itu, hingga saat ini aksi unjuk rasa tersebut masih berlangsung. Massa sekarang ini tengah beraudiensi dengan pihak Dinas Pendidikan melaporkan kejadian tersebut. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved