Breaking News:

Wali Kota Risma Buka Suara Soal Penghinaan Dirinya: Muka Saya Dibilang Jelek & Tak Layak di Jakarta

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menanggapi penangkapan tersangka ujaran kebencian dan penghinaan terhadap dirinya

Editor: Mutiara Suci Erlanti
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

Mengenai Zikria Dzatil yang menyebutnya kodok saat banjir di Surabaya Januari lalu, Risma juga akan memaafkannya.

"Saya dibilang kodok. Coba berpikir jika anak kita, keluarga kita disebut kodok bagaimana? Tapi karena dia minta maaf, saya harus memaafkan," imbuhnya.

Penghinaan kodok tersebut, juga yang menjadi alasan dirinya melaporkan Zikria Dzatil.

Ia tidak terima jika orangtuanya direndahkan, karena dirinya disebut sebagai kodok.

"Pertama yaitu pribadi saya karena kalau saya kodok, berarti orang tua saya kodok, saya enggak kepengen orang tua saya direndahkan," kata Risma, dikutip dari Surya.co.id, Rabu (5/2/2020).

Polisi: Pemimpin King of The King Dony Pedro Jalani Proses Hukum di TNI, Kasus Penipuan Hanya Saksi

"Saya kaget, salah apa saya disebut kodok," jelasnya.

Sehingga, dengan tegas disampaikan bahwa laporan tersebut atas nama dirinya.

Risma juga mengaku mendapat dorongan dari warga Surabaya untuk melaporkan pemilik akun Facebook yang melakukan penghinaan tersebut.

Sebab, warga Surabaya merasa tidak terima jika pemimpinnya dihina.

"Saya laporkan pribadi bukan atas nama siapa pun," tegasnya.

Wanita yang menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di Medsos ditangkap
Wanita yang menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di Medsos ditangkap (TRIBUNJATIM.COM/ Firman Rachmanudin)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved