Bagaimana Jika Ada Ular Masuk Ke Rumah Anda? Ini Langkah Kecil Usir Ular Versi BBKSDA Jabar
Terutama jika ular tersebut telah masuk ke rumah warga maka segera hubungi petugas berwenang.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Ketiga ular tersebut dievakuasi dari rumah warga di sejumlah wilayah Kota Cirebon dalam kurun sebulan terakhir.
Rupanya ular bangkai laut sama berbahayanya seperti ular kobra karena bisa mengakibatkan kematian jika tergigit.
Anggota Komunitas Reptil Kuningan, Dede Juliansyah, yang turut serta dalam evakuasi itu menyampaikan, bisa ular bangkai laut dan kobra sama-sama mengandung hemotoksin.
Racun tersebut akan menyerang dan merusak jaringan pembuluh darah hewan ataupun manusia yang digigitnya.
"Sekali gigit bisanya langsung menyebar dan merusak pembuluh darah hingga menyebabkan kematian," kata Dede Juliansyah.
Ia mengakui bisa ular bangkai laut tidak mengandung neurotoksin seperti bisa ular kobra yang dapat merusak jaringan syaraf.
• Pria Penganggugan Lakukan Penghinaan Pada TNI-Polri dan Menhan Prabowo, Begini Postingannya
• Biduan Dangdut Buka Baju dan Lepas Bra di Depan Lelaki Hidung Belang Hebohkan Warga di Barru Sulsel
Namun, ular bangkai laut tetap berbahaya meski bisanya hanya mengandung hemotoksin.
Karenanya, Dede mewanti-wanti agar masyarakat tidak memegang langsung saat menemukan ular tersebur.
Ciri utama ular jenis viper itu yang paling mencolok adalah kepalanya berbentuk seperti segitiga, badannya didominasi warna hijau dan merah di bagian ekornya.
"Ular bangkai laut ini merupakan yang paling berbahaya dan mematikan di kelasnya," ujar Dede Juliansyah.
Bisa ular tersebut, kata Dede, mengakibatkan kematian dalam waktu lima jam setelah gigitan khususnya jika tidak segera mendapatkan pertolongan.
• Kekaisaran Matahari Sunda Empire Tumbang, Giliran King of The King Diruntuhkan Polda Metro Jaya
• Bekas Striker Persib Bandung Jonathan Bauman Gabung Arema FC, Joni Bakal Reuni dengan Mbah Omez
Bahkan, bayi ular itu yang baru dilahirkan sama berbahaya seperti ular dewasanya.
Ia mengatakan, ular bangkai laut biasa hidup di atas dahan pohon dan aktif di malam hari.
"Ular jenis ini melahirkan anak-anaknya bukan bertelur, biasanya bayi ular berjatuhan dari pohon tempat induknya melahirkan," kata Dede Juliansyah.
Pohon-pohon yang menjadi favorit ular bangkai laut biasanya berada dekat dengan pemukiman warga, khususnya di daerah kebun atau hutan.