VIDEO - Satpol PP Majalengka Razia Enam Orang PNS dan Warga yang Tidak Beridentitas

Razia itu dilakukan di pusat keramaian, baik di pasar modern maupun di pasar tradisional di Kabupaten Majalengka.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka merazia Pegawai Negeri Sipil (ASN) dan warga yang tidak beridentitas, Selasa (28/1/2020).

Hasilnya, Satpol PP berhasil merazia enam PNS dan empat puluh tiga masyarakat yang berkeliaran saat jam kerja.

Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Kabupaten Majalengka, Mohamad Wahidin menjelaskan pihaknya menjaring enam PNS dan empat puluh masyarakat yang tidak membawa identitas.

Razia itu dilakukan di pusat keramaian, baik di pasar modern maupun di pasar tradisional di Kabupaten Majalengka.

"Kegiatan kali ini kami membagi menjadi dua tim dan ada empat titik yang kami lakukan penertiban," ujar Wahidin, Selasa (28/1/2020).

Setelah ditangkap, pihaknya mendata para PNS dan warga yang terjaring razia tersebut.

Namun, mereka belum dikenakan sanksi.

"Kami lakukan pendataan terlebih dahulu dan kami berikan peringatan. Ini tentunya, demia terciptanya ketertiban di kalangan masyarakat," ucapnya.

Begini Pengakuan Pria Paruh Baya Penculik Murid SD Selama 4 Tahun, Kini Korban Sedang Hamil 9 Bulan

King of The King dari Tangerang Klaim Prabowo Bagian dari Kerajaan: Pak Prabowo yang Belanja Senjata

Sambil Menangis, Fairuz A Rafiq Bersaksi di Depan Hakim: Galih Bilang Organ Intim Saya Bau Ikan Asin

Mohamad Wahidin menjelaskan, jika ke depannya terjaring razia kembali pada orang yang sama, pihaknya akan menindak tegas dengan melakukan tindak pidana ringan.

"Kalau saat ini kami lakukan pendataan terlebih dahulu, tapi jika kedapatan kembali terjaring razia kami akan tindak dengan tegas," kata Wahidin.

Lebih jauh dirinya menyampaikan, bahwa kegiatan ini sudah rutin dilakukan oleh Satpol PP Majalenhka sebanyak dua kali dalam sebulan.

Adapun kegiatan tersebut sering disebut juga Gerakan Disiplin Nasional (GDN) dan Yustisi. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved