ABK KM Cawuk Indramayu Ditemukan
Masroni, ABK Indramayu yang Tenggelam Berhasil Ditemukan oleh Kapal Sesama Nelayan di Hari Ketiga
Masroni sendiri merupakan nelayan asal Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Dalam penyisiran itu, Darwis melihat sebuah topi mengambang di tengah laut, topi itu milik korban.
Akan tetapi, di lokasi tersebut tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, Masroni diduga tenggelam di lautan.
Atas kejadian itu, ia kemudian segera menepi ke daratan dan melaporkan tenggelamnya korban ke petugas.
"Ombak tenang, cuaca juga bagus saat itu, tidak tahu kepeleset atau apa, itu disekitar laut Indramayu, 5-10 mil lah dari daratan," ujarnya.
Tim SAR Bergerak
Diberitakan sebelumnya, seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Cawuk dilaporkan terjatuh di perairan Kabupaten Indramayu.
Adapun ABK itu bernama Masroni (35) warga Desa Dadap, Kecamatan Jantinyuat, Kabupaten Indramayu.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima SAR Bandung, kejadian itu terjadi pada Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.
“Kantor SAR Bandung menerima informasi terkait seorang ABK yang terjatuh di perairan Indramayu pada pukul 20.00 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian terjadi pada pukul 13.00 WIB,” ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com.
Deden Ridwansyah mengatakan, untuk misi penyelamatan, pihaknya telah menerjunkan satu tim rescue Pos SAR Cirebon dalam Operasi SAR Man Over Board, tim tiba pada malam harinya pukul 20.20 WIB.
Selain itu, Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya juga dilibatkan dalam operasi tersebut, tim dari Tasikmalaya tiba di lokasi kejadian pada 21.30 WIB.
"Tim langsung berkoordinasi dengan unsur setempat yaitu Polair Polres Indramayu, Polsek Juntinyuat, Koramil Juntinyuat dan nelayan setempat," ujar dia.
Deden menceritakan, saat kejadian korban pergi melaut menggunakan KM Cawuk yang di nahkodai oleh Rasmuni.

Namun, pada pukul 13.00 WIB korban terjatuh ketika sedang menjaring ikan, rekan korban yang berada dalam kapal pun sempat mencoba menolong.
Namun nahas, korban tetap tidak tertolong karena terjangan ombak yang cukup besar, sehingga mengakibatkan korban tenggelam dan terbawa arus ombak.